BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Kepolisian Resor (Polres) Wonogiri terus bergerak aktif meningkatkan kesiapsiagaan personelnya demi menjaga keamanan masyarakat dan ketertiban umum. Komitmen tersebut diwujudkan melalui gelaran Apel Siaga Pengendalian Massa (Dalmas) dan Pengurai Massa (Raimas) yang dirangkai langsung dengan pelatihan intensif Tim Negosiator di halaman Mapolres Wonogiri, Jumat, 12 Juni 2026.
Kegiatan taktis yang berlangsung mulai pukul 12.30 WIB hingga 14.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Wonogiri, IPTU Danang Sutrisno, S.H., M.H. Agenda ini diikuti oleh puluhan personel yang tergabung dalam Pleton Raimas, Pleton Dalmas Lanjut, serta dua pleton khusus Tim Negosiator Polres Wonogiri.
Apel siaga dan pelatihan gabungan ini dilaksanakan sebagai langkah mitigasi dini untuk memastikan kesiapan operasional seluruh personel. Langkah ini diambil guna menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk pengamanan kegiatan massa skala besar maupun penanganan situasi kontinjensi. Skenario penanganan dirancang agar personel memiliki kemampuan negosiasi dan pengendalian massa secara profesional.
Dalam instruksinya, personel mendapatkan penyegaran materi terkait prosedur tetap (protap) pengendalian massa di lapangan. Selain ketahanan fisik, fokus utama pelatihan ini menyasar pada peningkatan kemampuan komunikasi massa agar dalam setiap penanganan aksi, petugas mampu mengedepankan langkah-langkah persuasif yang efektif.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., melalui Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., menegaskan bahwa peningkatan kapasitas dan kemampuan personel merupakan pilar penting dalam mewujudkan pelayanan Polri yang modern, profesional, dan responsif terhadap dinamika sosial.
“Pelatihan ini bertujuan untuk menjaga kesiapsiagaan personel sekaligus meningkatkan kemampuan negosiasi dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Polri mengedepankan pendekatan humanis, dialogis, dan persuasif dalam menjaga keamanan masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik,” ujar AKP Anom Prabowo selepas kegiatan.
AKP Anom menambahkan, keahlian bernegosiasi kini menjadi salah satu keterampilan krusial yang wajib dikuasai oleh setiap anggota Polri. Kemampuan ini menjadi instrumen utama untuk membangun komunikasi dua arah yang efektif dengan massa, mencegah terjadinya eskalasi konflik yang anarkis, serta menciptakan resolusi konflik yang damai melalui musyawarah demi menjaga kondusivitas wilayah.
Selama proses simulasi berlangsung, seluruh rangkaian apel siaga dan peragaan taktis berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Dengan pelatihan berkala seperti ini, Polres Wonogiri optimistis profesionalisme personel akan semakin kuat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan hukum yang berkeadilan bagi warga Wonogiri. (*)







Komentar