BeritaWonogiri.com [JATIPURNO] – Puluhan pemeluk agama Buddha di wilayah timur pegunungan Seribu berkumpul untuk memanjatkan doa suci demi keselamatan alam semesta. Sejumlah umat Buddha Wonogiri melaksanakan kegiatan Sembahyang dan Ibadah Waisak dalam rangka memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE (Buddhis Era) Tahun 2026. Prosesi ritual yang penuh warna keagamaan ini bertempat di Vihara Vimalakirti Balepanjang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Minggu 31 Mei 2026.
Ibadah yang berlangsung ringkas namun sarat makna ini bergulir mulai pukul 11.00 WIB hingga 11.45 WIB. Ritual sakral tersebut mengambil lokasi di Lingkungan Balepanjang RT 02 RW 01, Kelurahan Balepanjang. Sebanyak 30 jemaah yang merupakan perpaduan umat Buddha dari wilayah Kecamatan Jatipurno dan Kecamatan Jatisrono hadir memenuhi altar vihara.
Pandita Karsi memimpin langsung rangkaian persembahyangan dengan mengusung tema universal, yaitu “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”. Di bawah pendar lilin dan wewangian dupa, suasana ibadah mengalir dengan sangat khidmat serta memancarkan kentalnya atmosfer toleransi. Kondisi ini sekaligus mencerminkan kokohnya semangat kebersamaan antarumat beragama yang selama ini terjaga di Kabupaten Wonogiri.
Sejumlah tokoh penting keagamaan setempat turut mendampingi jalannya ibadah dari awal hingga akhir. Di antaranya tampak hadir Ketua Vihara Vimalakirti Balepanjang Warijo, Pandita Vihara Vimalakirti Karsi, jajaran Pengurus Vihara Sradha Dhamma, serta perwakilan umat dari dua kecamatan bertetangga.
Untuk memastikan kekhusyukan jemaah, aparat gabungan dari unsur TNI dan Polri melakukan pengamanan ketat serta monitoring melekat di sekitar lokasi vihara. Anggota Polsek Jatipurno bersama Koramil 15 Jatipurno bersiaga di pintu masuk dan jalan raya dengan pengawasan langsung dari Kapolsek Jatipurno IPTU Sutrisno, S.H.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., yang bertindak mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., menegaskan komitmen penuh kepolisian dalam mengawal hak beribadah warga negara. Pihaknya memastikan kepolisian hadir untuk menjamin situasi kamtibmas agar seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak dan masyarakat yang bersama-sama menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Wonogiri. Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan ibadah berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ungkap AKP Anom Prabowo saat memberikan pernyataan resmi kepada jurnalis.
“Momentum Hari Raya Waisak tahun ini kami harapkan menjadi sarana ampuh untuk memperkuat kembali nilai kedamaian, persaudaraan, serta menjaga persatuan di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Hingga seluruh rangkaian ibadah rampung dan jemaah mulai meninggalkan vihara, situasi di lokasi Balepanjang terpantau sangat aman dan kondusif tanpa ada gangguan sedikit pun. (*)







Komentar