KSAL Cup Hiu Selatan 2025: Kendal Jadi Magnet Dunia, Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

City Parade Hiu Selatan ke-7 Pikat Ribuan Rider dari 14 Negara

Beritawonogiri.com [KENDAL] – Perhelatan KSAL Cup Hiu Selatan International Hard Enduro ke-7 yang digelar di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada 4-6 Juli 2025, sukses mencuri perhatian dunia.

Event ini tidak hanya menjadi ajang adu nyali para rider dari 14 negara, tetapi juga mendorong potensi ekonomi dan pariwisata daerah, sebagaimana diungkapkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai memimpin city parade bersama ratusan pembalap, Sabtu (5/7/2025).

“Ini bukan sekadar event nasional, tetapi internasional. Peserta dari belasan negara ikut serta, menjadikan ini kalender rutin untuk mengenalkan Jawa Tengah ke kancah global,” ujar Luthfi. City parade yang dimulai dari Stadion Kebondalem, salah satu sirkuit utama, menjadi sorotan.

Rombongan yang dipimpin Luthfi dan Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, melintasi jalur utama kota hingga perkampungan, sebelum finish di Kuari Sumberejo, Kaliwungu. Event ini tidak hanya memamerkan ketangguhan rider dalam menaklukkan trek ekstrem, tetapi juga mengenalkan potensi ekonomi Kabupaten Kendal, termasuk Kawasan Industri Kendal (KIK) dan produk UMKM lokal.

“Dunia akan melihat Kendal sebagai pusat investasi dan UMKM. Perhotelan di Kendal dan Semarang penuh, bahkan rumah warga jadi penginapan dadakan. Ini momen besar untuk ekonomi baru Jawa Tengah,” tambah Luthfi. Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyatakan kebanggaannya sebagai tuan rumah.

“Event ini punya efek ganda. Bukan hanya otomotif, tapi juga pariwisata dan ekonomi. Semua hotel penuh, UMKM laris, dan Kendal dikenal dunia,” ujarnya. Ia berharap Kendal kembali menjadi tuan rumah di masa depan, mengingat event ini sebelumnya selalu digelar di Cilacap.

Koordinator event, Lau Aguan, menyebutkan bahwa Hiu Selatan ke-7 diikuti 777 rider dari 14 negara, termasuk Spanyol, Inggris, Meksiko, Bulgaria, Rusia, Malaysia, dan Singapura. “Medan di Kendal sangat menantang, dengan tanjakan curam dan arus jeram bertaraf internasional. Ini membuat event tahun ini lebih seru,” ungkapnya.

Enduro touring keliling Kendal pada 5 Juli menjadi tradisi yang dinanti, menambah semarak acara. Peserta seperti Faiz Praditya Utomo dari Temanggung mengakui tantangan sirkuit tahun ini. “Tanjakannya lebih ekstrem dibandingkan sebelumnya. Saya berhasil sekali, semoga lebih baik lagi,” katanya.

Rider wanita, Suci Mulyani dari Gresik, juga menyebut tanjakan di Kendal lebih terjal. “Event ini tertata rapi, tapi tanjakannya susah. Saya hampir sampai puncak, tapi belum berhasil,” ujarnya penuh semangat.

Selain kompetisi, event ini dimeriahkan bazar UMKM, pameran otomotif, dan BMW Bike Week, yang semakin menguatkan posisi Kendal sebagai destinasi sport tourism. Dengan kolaborasi apik antara Pemkab Kendal, Pemprov Jateng, dan TNI AL, KSAL Cup Hiu Selatan 2025 sukses mengukir prestasi dan menggerakkan roda ekonomi daerah.

Komentar