Wagub Taj Yasin Pastikan Pemprov Jateng Dampingi Korban Kebakaran Sumur Minyak Blora

Prioritaskan Penanganan Korban dan Pengungsi, Pemerintah Gandeng Berbagai Pihak untuk Tangani Dampak Kebakaran

Beritawonogiri.com [BLORA] – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan komitmen Pemprov Jateng untuk mendampingi dan memastikan penanganan menyeluruh bagi korban kebakaran sumur minyak ilegal di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora. Tragedi yang terjadi pada Kamis (20/8/2025) lalu ini mengakibatkan tiga warga meninggal dunia dan dua lainnya luka kritis.

Dalam kunjungannya ke lokasi kejadian pada Jumat (21/8/2025), Wagub Taj Yasin didampingi jajaran pemerintah daerah menyerahkan bantuan secara simbolis. Mereka juga meninjau langsung kondisi pengungsi di balai desa, yang kini menjadi dapur umum bagi sekitar 300 KK atau 750 jiwa.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, korban meninggal dunia diidentifikasi sebagai Tanek (88), Sureni (56), dan Wasini (50). Sementara dua korban luka, Yeti (30) dan anaknya Abu Dhabi (1,9), kini telah dirujuk ke RS Dr. Sardjito Yogyakarta untuk mendapatkan perawatan intensif.

Wagub Taj Yasin menyatakan bahwa penanganan korban menjadi prioritas utama. “Masyarakat berharap mendapat santunan. Itu sedang kami bahas, apakah melalui BPJS atau lembaga lain, agar ada kepastian,” ujarnya. Pemerintah akan memastikan adanya kepastian hukum dan finansial bagi para korban.

Berbagai bantuan telah disalurkan oleh Pemprov Jateng dan lembaga terkait. BAZNAS menyumbang Rp40 juta, di mana setiap korban meninggal mendapatkan santunan Rp10 juta dan korban luka Rp5 juta. Dinas Sosial dan BPBD Jateng juga telah menyalurkan logistik dan sembako senilai puluhan juta rupiah.

Terkait kerusakan rumah warga, Wagub menjamin pemerintah akan melakukan pendataan menyeluruh. “Tidak ada warga yang akan dibiarkan sendirian menghadapi musibah ini. Pemerintah hadir, baik untuk korban maupun pemulihan pascakejadian,” tegas Taj Yasin.

Dengan koordinasi lintas instansi, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga lembaga sosial, Taj Yasin memastikan penanganan bencana ini berjalan optimal. Pihaknya juga berkomitmen untuk menertibkan sumur-sumur minyak ilegal agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Komentar