BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Komunitas Guru Tetap Yayasan Berserdik Kabupaten Wonogiri bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan workshop strategis guna mewujudkan layanan PAUD Bermutu Wonogiri yang berpusat pada tumbuh kembang anak secara optimal.
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan PAUD Bermutu Untuk Semua, Melalui Kurikulum dan Pembelajaran Kreatif” ini berlangsung selama dua hari, mulai Kamis, 25 Juni 2026 hingga Jumat, 26 Juni 2026, bertempat di Gedung PGRI Kabupaten Wonogiri. Agenda ini dihadiri oleh ratusan praktisi pendidikan anak usia dini dari berbagai wilayah di Kabupaten Wonogiri.
Penyelenggaraan workshop ini bertujuan utama untuk mendongkrak kompetensi pedagogis guru. Melalui pembekalan intensif, para tenaga pendidik diharapkan siap memberikan layanan pendidikan yang bermutu, menyenangkan, sekaligus kreatif sesuai dengan kurikulum nasional yang berlaku.
Sekretaris IGTKI PGRI Kabupaten Wonogiri sekaligus Kepala TKN Pembina Kecamatan Purwantoro, Dewi Lestari, S.Pd.AUD, menegaskan bahwa arah kebijakan pendidikan nasional saat ini berfokus penuh untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Menurut Dewi Lestari, salah satu pilar utama dalam mencapai target tersebut adalah penyusunan kurikulum yang efektif dan relevan. Lembaga pendidikan dituntut aktif bergerak melakukan peninjauan agar materi ajar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.
“Kita harus mereview, mengevaluasi, dan menyesuaikan kurikulum tersebut setiap tahunnya agar tetap adaptif terhadap kebutuhan riil anak,” ujar Dewi di sela-sela materi workshop di Gedung PGRI Wonogiri.
Ia menambahkan, penyesuaian berkala ini menjamin implementasi kurikulum tetap berada di koridor yang benar. Hal itu juga menjadi komitmen bersama antara IGTKI, Komunitas Berserdik, dan Dinas P&K Kabupaten Wonogiri.
Lebih lanjut, Dewi memaparkan bahwa esensi dari implementasi kurikulum terletak pada rencana pembelajaran yang mendalam, menarik, dan menyenangkan. Proses belajar mengajar di kelas harus didesain sekreatif mungkin agar mudah dipahami serta tidak membosankan.
“Seluruh aktivitas pembelajaran dalam program PAUD Bermutu Wonogiri ini wajib bersumber pada anak. Guru bertindak sebagai fasilitator yang mengarahkan potensi dan kreativitas alami mereka,” urai Dewi menegaskan.
Dinas P&K Kabupaten Wonogiri berharap luaran dari workshop ini langsung berdampak di ruang kelas. Guru yang kompeten diyakini mampu menciptakan ekosistem belajar yang mendukung penuh seluruh aspek tumbuh kembang anak secara optimal sejak usia dini. (Kontributor/ UF)








Komentar