BeritaWonogiri.com [SIDOHARJO] – Tim mahasiswa KKN IPB University (Kuliah Kerja Nyata Tematik) menggelar program Economy Mojoreno Promotion (ECOMOTION) untuk mendorong digitalisasi serta penguatan identitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mojoreno, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Rabu, 29 Juli 2026.
Program inovatif dari mahasiswa KKN IPB University ini dihadirkan guna membantu para pelaku usaha lokal mengatasi tantangan keterbatasan promosi, sehingga produk unggulan khas Wonogiri mampu menjangkau pasar nasional yang lebih luas.
Desa Mojoreno menyimpan potensi ekonomi besar dengan deretan produk khas yang beroperasi secara turun-temurun. Kendati demikian, sebagian besar pelaku usaha belum memiliki identitas visual seperti logo, dokumentasi foto menarik, maupun pendaftaran lokasi di peta digital.

Melalui pendekatan observasi dan wawancara mendalam, tim mahasiswa berhasil mendokumentasikan serta memberikan pendampingan langsung kepada tujuh UMKM unggulan Mojoreno, yaitu Sifa Sari Kedelai, Marneng, Intip Hadi Jaya, Keripik Singkong TR Bu Yanti, Karak, Rambak Bilqis, dan Eco Jamur.
Sifa Sari Kedelai, misalnya, merupakan usaha olahan susu kedelai rempah tanpa bahan pengawet yang telah berdiri sejak tahun 2000. Sementara TR Bu Yanti merupakan produsen keripik singkong renyah berbahan baku lokal yang bertahan lebih dari dua dekade sejak 1997.
Sebagai luaran konkret program ECOMOTION, mahasiswa merancang berbagai aset digital yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap usaha. Luaran tersebut meliputi pembuatan logo visual, pendaftaran titik lokasi Google Maps, dokumentasi foto produk profesional, hingga penyusunan katalog digital UMKM.
Katalog digital tersebut memuat informasi komprehensif mulai dari sejarah usaha, kapasitas produksi, daftar harga, hingga kontak pemesanan yang dipublikasikan melalui situs resmi desa serta akun media sosial @otw.mojoreno.
Inisiatif ini disambut antusias oleh warga dan pelaku usaha setempat. Salah satu pemilik UMKM mengaku terbantu karena kini usahanya memiliki logo resmi dan titik lokasi peta digital yang memudahkan konsumen luar daerah melacak produk mereka.
Kolaborasi antara akademisi muda, Pemdes Mojoreno, dan pelaku usaha ini diharapkan menciptakan ekosistem UMKM yang mandiri, adaptif, serta berkelanjutan dalam menopang perekonomian masyarakat Wonogiri.
Penulis:
- M. Shobuddin S.Ag., M.Si
- Belysta Disa Setiawan
- Reviana Aulia Sabrina
Jurusan : Sains Komunukasi dan Pengembangan Masyarakat, IPB UNIVERSITY








Komentar