Bakso Kumis Group Santuni 450 Anak Yatim Dan Dhuafa Jatipurno

BeritaWonogiri.com [JATIPURNO] – Pada momen pergantian tahun hijriah 1446 H, Bakso Kumis Group (BKG) menggelar santunan anak yatim dan dhuafa di Dusun Miri, Desa Slogoretno, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Acara ini merupakan kali ketujuh yang diadakan BKG.

Hadir dalam kegiatan ini Forkompincam Jatipurno, kepala desa dan lurah se-Kecamatan Jatipurno, masyarakat Dusun Miri, pengurus PAPMISO Indonesia Kota Bekasi dan anggota keluarga besar Bakso Kumis Group serta adik-adik yatim dan dhuafa.

Penyerahan santunan total senilai Rp140 juta dilakukan secara simbolis oleh Ketua Bakso Kumis Group, Dwi Ratno, kepada Camat Jatipurno, Mawan Tri Hananto, SSTP, MSi. Selanjutnya, santunan akan diserahkan kepada 450 anak yatim dan dhuafa yang masing-masing akan menerima Rp300.000.

Baca juga: Poktan Tani Mulyo Slogoretno Menggelar Sedekah Agung Panen Raya

Bakso Kumis Group terdiri atas beberapa usaha, yaitu Bakso Kumis Permai, Bakso Echo, Bakso Kumis Mitra, Bakso Solo Mas Joko, Mie Ayam Echo dan UD Rizky Anugrah. Pemrakarsa acara, H Widodo menyampaikan rasa syukur dan harapannya agar kegiatan ini terus berjalan lancar.

“Alhamdulillah, ini acara kami yang ketujuh dan saya mohon doanya mudah-mudahan kami tetap istiqomah bisa menjalankan acara ini yang dulunya sangat kecil. Acara kami adakan di kediaman saya di atas sana. Waktu itu kami hanya bisa menyantuni 100 peserta. Tapi Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini, kami didukung teman-teman dari PAPMISO Indonesia dan juga para donatur yang tidak bisa disebutkan satu persatu, donasinya bisa menyantuni 450 peserta,” ungkap H Widodo.

BeritaWonogiri.com/Thamrin

Dia menceritakan perjalanan usahanya dimulai dari satu warung bakso dan mi ayam hingga kini memiliki 16 outlet di berbagai lokasi. “Kami bukan siapa-siapa, kami hanya sekelompok kecil para pengusaha dan jualannya cuma bakso dan mi ayam. Sudah sekian tahun, hampir 25 tahun berada di Bekasi, merintis usaha, berjalan sampai ke titik yang sekarang kami lewati. Kami sangat bersyukur kepada Allah. Insya Allah, kami akan launching outlet yang ke-17 di Bekasi dan yang ke-18 di Jatisrono. Mohon doanya semua lancar dan barokah,” tambahnya.

Widodo menekankan acara santunan ini adalah bagian dari tekad mereka untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “Dari iktikad baik kami, kami berkeinginan bermanfaat juga untuk lingkungan. Makanya insya Allah kami akan istiqomah atas dukungan semuanya setiap tahun mengadakan acara santunan seperti ini,” ujarnya.

Kepala Desa Slogoretno, Suparmanto, mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada Bakso Kumis Group yang telah berjuang bersama sejak kecil. “Alhamdulillah, beliau-beliau dan adik-adik kami ini saat ini sudah berhasil dan intinya keberhasilan yang lebih baik adalah pada pagi hari ini memberikan kebaikan dan manfaat serta berkah untuk semuanya,” tambahnya.

Suparmanto mengapresiasi penyelenggaraan acara yang melibatkan seluruh desa dan kelurahan di kecamatan, dengan penerima bantuan yang mencakup panti asuhan di Wonogiri dan daerah-daerah lainnya. Dia berharap program ini dapat berkelanjutan dan dikolaborasikan dengan pemberdayaan di tingkat desa dan kelurahan.

BeritaWonogiri.com/Thamrin

Sedangkan Camat Jatipurno, Mawan Tri Hananto, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. “Puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, kita masih diberikan nikmat sehat sehingga bisa bertemu bersama di acara yang mulia ini. Saya merasa bahagia karena acara ini bukan hanya pertama kali, tetapi sudah berkali-kali diadakan,” ujarnya.

Mawan menekankan pentingnya memberikan yang terbaik bagi warga dan berharap acara santunan ini dapat memberikan manfaat luas. “Semoga apa yang panjenengan lakukan dengan keikhlasan membantu anak-anak kita, mendapatkan balasan yang lebih besar dari Allah SWT. Sedekah itu akan memberikan manfaat yang luar biasa. Sembilan dari sepuluh pintu rezeki berasal dari perniagaan. Semoga usaha panjenengan semakin berkembang, maju, dan memberikan manfaat luas bagi warga masyarakat kita,” tambahnya.

Mawan mengajak para kepala desa dan lurah untuk terus memperhatikan kewirausahaan di Jatipurno agar semakin banyak yang berkembang dalam usaha dan memberikan manfaat luas.

Ustadz Haji Ahmad Sarijo, SAg, MM dalam ceramahnya menekankan pentingnya rasa syukur dalam kehidupan, kemauan yang kuat untuk meraih kesuksesan serta manajemen keuangan dan waktu. Ahmad mendorong para orang tua untuk memberikan pendidikan seimbang kepada anak-anak mereka, termasuk mengajarkan tentang kewirausahaan.

“Tetap berusaha dan tidak menyerah pada kesulitan. Allah selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya yang sabar dan gigih dalam berusaha,” katanya. (Thamrin)

Komentar