BeritaWonogiri.com [SEMARANG] – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menghadirkan program Balik Rantau Gratis 2026 bagi warganya yang hendak kembali ke perantauan usai Lebaran. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Arief Djatmiko memastikan pendaftaran program ini dibuka mulai 12 Maret 2026 untuk moda kereta api, dan 13 Maret 2026 untuk armada bus.
Jadwal Lengkap Balik Rantau Gratis 2026 dari Pendaftaran hingga Keberangkatan
Program Balik Rantau Gratis 2026 memiliki jadwal yang terstruktur dan transparan. Berikut tahapannya:
Pendaftaran dibuka 12–13 Maret 2026, dilanjutkan verifikasi data peserta pada 14–16 Maret 2026. Penerbitan e-tiket dijadwalkan pada 17 Maret 2026, finalisasi persiapan pada 25–26 Maret 2026, lalu keberangkatan armada KA pada 27 Maret 2026 dan bus pada 28 Maret 2026.
Cara Daftar: Lewat Aplikasi Pedamateng dan JNN
Masyarakat bisa mendaftar Balik Rantau Gratis 2026 melalui aplikasi online Pedamateng di laman resmi https://pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id/ atau melalui aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni) yang dapat diunduh secara gratis.
Syarat Mudah, Prioritas Pekerja Informal Berpenghasilan Rendah
Program ini menyasar warga Jawa Tengah yang bekerja di sektor informal berpenghasilan rendah, seperti pengemudi ojek, asisten rumah tangga, pedagang kaki lima, buruh, dan pedagang UMKM di Jakarta serta kota-kota rantau lainnya.
Persyaratannya cukup sederhana: memiliki KTP domisili Jawa Tengah, mampu menunjukkan dokumentasi pekerjaan di sektor informal, memiliki rekening Bank Jateng, dan mendaftar maksimal empat orang per keluarga.
“Pemerintah Jawa Tengah berkomitmen membantu masyarakat berpenghasilan rendah meringankan beban mudik yang memerlukan biaya cukup tinggi,” ujar Arief Djatmiko, akrab disapa Miko.
68 Bus dan KA Tawang Jaya Premium Siap Angkut 3.400 Penumpang
Kuota Balik Rantau Gratis 2026 mencakup 3.400 tempat duduk dari 68 unit armada bus, ditambah 320 seat melalui KA Tawang Jaya Premium.
Titik pemberangkatan bus tersebar di sejumlah lokasi strategis, antara lain Asrama Haji Donohudan Boyolali sebagai titik utama, Terminal Mangkang Semarang, Terminal Bulupitu Banyumas, Terminal Kebumen, Terminal Banjarnegara, dan Terminal Purbalingga. Titik satelit tambahan meliputi Terminal Pilangsari Sragen, Terminal Tegalgede Karanganyar, Terminal Giriadipura Klaten, Terminal Ir. Soekarno Klaten, dan Terminal Kabupaten Demak. Pemberangkatan mandiri juga dibuka di Pendapa Kabupaten Blora, Kantor Dishub Kabupaten Magelang, dan Pendapa Kabupaten Kendal.
Miko memastikan seluruh armada bus telah menjalani pengecekan atau rampcheck pada H-1 sebelum keberangkatan di terminal masing-masing.
Program Balik Rantau Gratis 2026 ini merupakan bagian dari komitmen Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen dalam melindungi dan membantu warga pekerja informal. (*)







Komentar