Gratis! Mudik Gratis 2026 Bawa Pulang 16 Ribu Perantau ke Jateng

Bantuan untuk Pekerja Informal

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan kesiapan penuh Mudik Gratis 2026. Sebanyak 325 unit bus dengan kapasitas 16.186 penumpang telah lolos pemeriksaan menyeluruh dan siap diberangkatkan pada 16 Maret 2026.

Kesiapan Armada dan Awak Bus

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Risturino, mengatakan pemeriksaan dilakukan jauh hari sebelum pemberangkatan. Seluruh armada wajib memenuhi standar ketat untuk menjamin perjalanan aman dan nyaman.

“Pengemudi, kru bus, sampai armada telah siap dipakai untuk Mudik Gratis nanti,” kata Risturino, Sabtu, 14 Maret 2026.

Persyaratan Administrasi dan Teknis

Dinas Perhubungan Jawa Tengah menetapkan sejumlah persyaratan wajib. Setiap bus harus memiliki izin operasi angkutan pariwisata dari Kementerian Perhubungan, kartu pengawasan berlaku, STNK aktif, dan pajak kendaraan lunas. Kendaraan juga wajib melunasi iuran asuransi PT Jasa Raharja.

Dari sisi teknis, seluruh armada wajib lulus uji KIR dan ramp check. Bus yang lolos inspeksi mendapat stiker khusus dari instansi berwenang. Armada yang digunakan minimal keluaran tahun 2016 dengan kondisi mesin dan karoseri baik. Fasilitas AC juga dipastikan berfungsi optimal.

Perlengkapan Keselamatan Wajib

Setiap bus Mudik Gratis 2026 harus dilengkapi kotak P3K, APAR, palu pemecah kaca, dan pintu darurat untuk mengantisipasi situasi darurat selama perjalanan.

Standar Ketat Pengemudi dan Kru

Kesiapan tidak hanya pada kendaraan. Pengemudi dan kru wajib memiliki SIM sesuai ketentuan dan pengalaman minimal dua tahun. Mereka juga harus memahami rute perjalanan.

“Kondisi kesehatan juga diperiksa. Bahkan pada hari pemberangkatan pukul 06.00 akan dilakukan tes urine kepada pengemudi dan kru bus untuk memastikan mereka tidak terpengaruh narkoba atau alkohol,” ujarnya.

Rute dan Moda Transportasi

Program Mudik Gratis 2026 menyediakan dua moda transportasi. Sebanyak 325 unit bus diberangkatkan dari area parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi dan Masjid At-Tin TMII Jakarta menuju 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Selain itu, 23 unit bus juga diberangkatkan dari Lanud Husein Sastranegara, Bandung.

Untuk kereta api, disiapkan tiga rangkaian dari Stasiun Pasar Senen dengan total 1.288 kursi menggunakan KA Jaka Tingkir dan KA Tawang Jaya.

Bantuan untuk Pekerja Informal

Risturino menjelaskan program ini merupakan bentuk kepedulian Pemprov Jateng kepada perantau, terutama pekerja sektor informal di Jabodetabek.

“Program ini membantu warga Jawa Tengah yang merantau agar bisa pulang kampung dengan transportasi yang pasti, gratis, aman, dan nyaman,” katanya.

Dengan Mudik Gratis 2026, penghasilan para perantau bisa dibawa pulang ke kampung halaman secara utuh tanpa terpotong biaya transportasi. (Zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *