BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Sebanyak 12 atau hampir separuh dari 25 kecamatan di Kabupaten Wonogiri terdampak gempa yang terjadi Jumat malam di Kabupaten Bantul, Provinsi DIY. Sedangkan kerusakannya ratusan bangunan umum dan permukiman.
Terdapat tiga bangunan sekolah terdampak yakni SMKN Pariwisata, Pracimantoro, SMPN 1 Paranggupito dan SMPN 1 Giriwoyo. Data lokasi dan bangunan terdampak tersampaikan di rapat koordinasi lintas sektoral di Kantor BPBD Wonogiri, Sabtu, 1 Juli 2023.
Rakor dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Wonogiri, Drs Teguh Setiyono, MM melibatkan Dinas sosial, PMI, SAR, Baznas, Tagana dan BPBD. Ketua SAR Wonogiri, AKP Setiyono, menyampaikan apresiasi kepada perwakilan SAR di rakor tersebut.
Baca juga: Terguncang Gempa, Warga Kaloran Keluar Rumah
Dalam rakor terungkap, data yang sudah masuk terdapat 12 kecamatan terdampak. Sedangkan kerusakan akibat gempa yakni fasilitas umum sebanyak 19 unit, pemukiman 190 unit, rusak ringan 158 unit, rusak sedang 48 unit dan rusak berat 3 unit. “Anggota SAR sebagai relawan akan membantu daerah terdampak bencana di wilayah Wonogiri,” jelas Setiyono.
Sabtu kemarin, relawan di daerah terdampak sudah bekerja bakti membenahi kerusakan yang ada. BPBD dan Dinsos Wonogiri masih melakukan pemetaan untuk pengiriman logistik dengan skala prioritas.
Diberitakan sebelumnya, gempa terjadi pukul 19.57.43 WIB berkekuatan 6,4 magnitudo, 8.63 LS, 110.08 BT. Kedalaman 25 kilometer, lokasi gempa 86 km barat saya Bantul, DIY tidak berpotensi Tsunami. Masyarakat diminta hati-hati dengan adanya gempa susulan. Warga Kaloran dan warga lain di Kecamatan Wonogiri juga keluar rumah untuk penyelamatan. (Suryono)






