Geger! Pria 32 Tahun di Girimarto Tewas, Luka Leher Jadi Sorotan

Korban Ditemukan di Belakang Rumah Kerabat

BeritaWonogiri.com [GIRIMARTO] – Pria ditemukan meninggal Girimarto Wonogiri dalam kondisi mencurigakan dengan luka pada bagian leher. Korban berinisial A F (32), warga Lingkungan Sawit RT 02 RW 06, Kelurahan Gemawang, Kecamatan Girimarto, ditemukan tidak bernyawa di area belakang rumah kerabatnya pada Kamis (2/4/2026) pagi.

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah korban dilaporkan hilang oleh istrinya, Kurnita Ambarsari (26). Berdasarkan keterangan saksi, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, korban meninggalkan rumah untuk menghadiri pengajian di rumah tetangga. Saat kembali sekitar pukul 21.00 WIB, korban sudah tidak berada di rumah, sementara sepeda motor, handphone, dan rokok miliknya masih tertinggal.

Kronologi: Hilang Usai Pengajian, Ditemukan Tewas di Belakang Rumah Kerabat

Upaya pencarian sempat dilakukan oleh pihak keluarga dan warga sekitar, namun korban tidak ditemukan hingga keesokan harinya. Pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB, korban akhirnya ditemukan oleh kerabatnya, Jaimin (49), dalam kondisi tidak bernyawa di belakang rumah kerabat lainnya yang berlokasi tidak jauh dari tempat tinggal korban.

Warga yang menemukan jenazah segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Girimarto pada pukul 12.30 WIB. Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Polisi Olah TKP dan Periksa Saksi, Penyebab Kematian Masih Didalami

Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

“Benar, telah ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Girimarto. Saat ini anggota kami bersama tim terkait masih melakukan pendalaman, termasuk olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut,” ujar AKP Anom Prabowo, Kamis (2/4/2026).

Tim forensik dan penyidik Polresta Wonogiri terus mengumpulkan bukti fisik dan keterangan untuk merekonstruksi kronologi kejadian. Fokus penyelidikan meliputi motif, waktu kematian, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Jenazah Dievakuasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Hingga saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk visum et repertum guna menentukan penyebab kematian secara medis.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut. “Kami imbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Serahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat kepolisian,” tegas AKP Anom.

Polisi memastikan akan mengusut tuntas kasus ini sesuai prosedur yang berlaku. Masyarakat yang memiliki informasi relevan terkait kejadian diminta segera menghubungi Polsek Girimarto atau Polres Wonogiri untuk membantu proses penyelidikan. (An)

Komentar