Sempat Keluhkan Sesak Dada, Warga Jaksel Tutup Usia di Area SPBU Jatisrono Wonogiri

Hasil Pemeriksaan Medis: Tidak Ada Tanda Kekerasan

BeritaWonogiri.com [JATISRONO] – Seorang warga asal Jakarta Selatan dilaporkan meninggal dunia secara mendadak di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jatisrono, Desa Sambirejo, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Rabu (8/4/2026) sore. Peristiwa pria Jakarta meninggal di SPBU Jatisrono ini sempat mengejutkan warga dan pengguna jalan yang berada di lokasi kejadian.

Korban yang diketahui bernama Irfan Mohammad (66) tersebut mengembuskan napas terakhir setelah sebelumnya sempat mengeluhkan kondisi kesehatan yang menurun saat sedang menempuh perjalanan bersama rekannya. Pihak pengelola SPBU melaporkan kejadian ini kepada Polsek Jatisrono sekitar pukul 15.15 WIB.

Kronologi Kejadian: Sempat Mengeluh Sakit Perut dan Sesak Dada

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban bersama rekannya awalnya berniat berkunjung ke kediaman teman mereka di wilayah Tanggulangin, Jatisrono. Namun, di tengah perjalanan, Irfan mengeluh sakit perut sehingga memutuskan untuk singgah di toilet SPBU setempat.

Pasca keluar dari toilet, kondisi korban tidak kunjung membaik. Ia justru mengeluhkan sesak di bagian dada dan meminta rekannya untuk membelikan obat. Sembari menunggu, korban sempat duduk di depan toilet dan meminta air minum kepada saksi yang berada di sekitar lokasi. Tak lama kemudian, korban mengalami kejang-kejang hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

Hasil Pemeriksaan Medis: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Merespons laporan tersebut, tim dari Polsek Jatisrono yang dipimpin oleh KSPKT AIPTU Didik Subagyo segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas bersama warga langsung mengevakuasi korban ke RS Amal Sehat guna mendapatkan pertolongan medis darurat.

Namun, setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan fisik awal yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dan kepolisian, dipastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban.

Imbauan Kepolisian Bagi Masyarakat

Pihak kepolisian menduga kuat korban meninggal dunia akibat penyakit dalam yang dideritanya. Saat ini, kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban di Jakarta terkait pengurusan jenazah lebih lanjut.

Kasihumas Polres Wonogiri mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan tidak ragu melaporkan kejadian darurat serupa kepada pihak berwajib. “Kami mengimbau warga untuk segera melapor apabila menemukan kejadian serupa agar proses penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” pungkasnya melalui keterangan resmi Humas Polres Wonogiri. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *