BeritaWonogiri.com [JATISRONO] – Ketua Tim Pengawas dan Evaluasi PJO (Wasev), Kolonel Inf Tri Haksoro didampingi Dansatgas Letkol Inf Deny Octavianto, mengecek lokasi sasaran TMMD dan berbincang dengan warga.
Tri Haksono berbincang dengan Darman penerima bantuan rehab rumah tak layak huni (RTLH). Tri mengatakan, membangun itu sangat mudah, namun merawat dan memelihara setelah selesai adalah yang paling susah.
Katim Wasev PJO berpesan kepada Darman agar senantiasa merawat rumah setelah selesai dibangun. “Jangan lagi nanti selesai dibangun, rumah ditinggal merantau tanpa ada yang menunggu dan merawat,” ucapnya.
Baca juga: TMMD Hadir, Kebutuhan Air Bersih Warga Rejosari Mengalir
Darman mengucapkan terima kasih kepada TNI, karena dengan adanya TMMD rumahnya lebih layak huni dan diingatkan untuk merawat rumahnya.
Sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-118 Kodim 0728/Wonogiri di Desa Rejosari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri tak hanya RTLH. Namun juga rabat jalan beton sebanyak dua titik, talud jalan sebanyak tiga titik, jembatan sebanyak tiga titik, rehab rumah ibadah yakni musala, gereja dan sarpras air bersih.

Rabu (27/9/2023), salah satu sasaran fisik yang dikebut pengerjaannya adalah pembuatan talud lapangan di Dusun Jegoh RT 04 RW 04, Desa Rejosari. Prajurit TNI bersama warga bahu membahu menyelesaikan pembuatan talud dengan volume panjang 251 m × lebar 3 m × tinggi 0.30 m itu.
Warga yang membantu bergantian, agar ada kesempatan bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga baik sebagai petani, peternak maupun profesi lainnya.
Dandim menegaskan salah satu kunci kelancaran program TMMD adalah komunikasi sosial antara anggota Satgas TMMD dengan masyarakat setempat. “Dengan komsos yang efektif diharapkan bisa memaksimalkan capaian sasaran, menghasilkan kegiatan yang lebih berkualitas, tepat waktu dan tepat mutu sebagaimana target yang telah ditentukan,” katanya. (Suwarman)






