Jasad Bayi Perempuan Dibungkus Kain Ditemukan Di Pabrik PT Liebra Permana

BeritaWonogiri.com [SELOGIRI] – Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan pegawai PT Liebra Permana, Dusun Bulak, Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Rabu (13/9/2023). Tim Inafis dan unit Perlindungan Anak dan Perempuan Polres Wonogiri telah melakukan pengecekan dan penyelidikan.

Polisi sudah mengantongi nama ibu jasad bayi tersebut. Pernyataan itu disampaikan Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, SH, MH mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Andi M Indra, SH, SIK, MM, MSi dan Kapolsek Selogiri, AKP Agus Syamsudin, SH, Rabu.

“Polisi sudah mengantongi identitas orang yang diduga ibu bayi tersebut. Dia karyawan pabrik tersebut dan masih dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Baca juga: Serius, Kebakaran Beruntun Di Wonogiri. Pemkab Kumpulkan Stakeholder

Peristiwa penemuan bayi diketahui pukul 14.00 WIB bertempat di toilet PT Liebra Permana dan dilaporkan ke Polsek Selogiri pukul 14.29 WIB. Saat ditemukan bayi berjenis kelamin perempuan dalam keadaan meninggal dunia.

Anom menyatakan, pelapor Ariesta, karyawan swasta warga Jalan Kalibaru I No 20 B RT 15 RW 03, Desa Kutowinagun, Kecamatan Tingkir, Kabupaten Salatiga. Polisi, ujarnya, telah meminta keterangan dari empat saksi, kesemuanya karyawan pabrik tersebut.

Dari keterangan keempat saksi diperoleh kronologis, bermula Erwin Suryanto, 36 bermaksud mencari poliback di toilet perempuan. Kantin berada di belakang pabrik.

Erwin mencari di tumpukan boks mukena yang sudah tidak terpakai. Di tumpukan itu dia mendapati bungkusan berbentuk kain mukena warna hijau lumut yang sudah tidak terpakai. Mukena itu dalam bentuk gulungan.

Erwin memegang mukena tersebut namun merasakan keras dan mengira buah mangga. Karena ragu dan curiga, Erwin memanggil Sartini, 43 dan Taufik, 33. Setibanya di tempat, Taufik ikut memegangi juga karena takut akhirnya memanggil Hariyanto, 41.

Akhirnya, Hariyanto membuka mukena tersebut dan didapati bayi yang terbungkus mukena warna hijau lumut tersebut. “Kemudian mereka melaporkan penemuam bayi itu ke atasan PT Liebra Permana. Hasil pelaporan mereka diteruskan ke klinik kesehatan dan dilakukan pengecekan diketahui kondisi bayi sudah meninggal dunia sehingga melapor ke Polsek Selogiri dan Polres Wonogiri,” ujar Anom.

Anggota Polsek Selogiri dipimpin Kapolsek Selogiri mendatanggi tempat kejadian perkara. Selanjutnya Kapolsek Selogiri melaporkan dan berkoordinasi dengan unit Inafis dan unit PPA Polres Wonogiri.

“Barang bukti berupa selembar mukena warna hijau lumut dan sebuah saringan air kamar mandi yang terdapat gumpalan darah diamankan,” jelasnya. (Triantotus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *