Sat Binmas Wonogiri Serahkan Bantuan Alat Pertanian ke Gapoktan

Polres Wonogiri dan BPP Kecamatan Selogiri Beri 45 Unit Alat Pertanian ke Gapoktan Lambang Sari untuk Dongkrak Produktivitas

BeritaWonogiri.com [SELOGIRI] – Dalam upaya konkret mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Wonogiri bersama Polsek Selogiri dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Selogiri melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyerahan bantuan alat pertanian. Bantuan diserahkan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Lambang Sari di kediaman Ketua Gapoktan, Hartono, di Dusun Nangger, Desa Nambangan, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Wonogiri, IPTU Raymond D. Titaheluw, S.Tr.K., S.I.K., M.M., ini merupakan wujud nyata sinergi Tiga Pilar (Polri, Pemerintah, dan Masyarakat) dalam membangun sektor pertanian di Wonogiri. Bantuan yang diberikan berupa 45 unit alat pertanian praktis yang sangat dibutuhkan petani sehari-hari.

Bantuan yang diserahkan tidak sekadar simbolis, tetapi menyasar kebutuhan dasar petani dalam mengolah sawah dan ladang. Adapun paket bantuan yang diberikan terdiri dari:

  • 10 unit alat osrok (alat perontok padi tradisional)

  • 10 unit cangkul

  • 10 unit sabit

  • 10 unit caping (topi petani)

  • 5 pasang sepatu bot

Alat-alat tersebut dipilih karena fungsinya yang vital dalam berbagai tahap pertanian, mulai dari pengolahan tanah, perawatan tanaman, hingga pemanenan. Pemberian sepatu bot dan caping juga menunjukkan perhatian pada aspek keselamatan dan kenyamanan petani saat bekerja di sawah.

Dalam sambutannya, Kasat Binmas IPTU Raymond D. Titaheluw menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian integral dari tugas Polri yang tidak hanya menjaga keamanan (security), tetapi juga aktif membina dan meningkatkan kesejahteraan (welfare) masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan mendukung kegiatan pertanian warga. Kami akan terus bersinergi dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar IPTU Raymond.

Pernyataan ini mempertegas peran Sat Binmas sebagai ujung tombak Polri yang dekat dengan masyarakat, memahami kebutuhan riil di lapangan, dan mampu menjembatani bantuan untuk pemberdayaan.

Keberhasilan program bantuan tidak hanya terletak pada penyerahan barang. Kolaborasi dengan BPP Kecamatan Selogiri dalam kegiatan ini memiliki nilai strategis jangka panjang. Kehadiran penyuluh pertanian dari BPP memastikan bahwa bantuan alat tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Penyuluh dapat memberikan pendampingan teknis mengenai cara penggunaan dan perawatan alat yang baik, serta mengintegrasikannya dengan metode pertanian yang lebih modern dan produktif. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas Gapoktan Lambang Sari sehingga dapat menggerakkan perekonomian anggotanya.

Bantuan ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi 45 petani anggota Gapoktan. Dengan alat yang memadai, efisiensi dan produktivitas kerja di lahan dapat meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga membangun kepercayaan dan hubungan yang lebih erat antara aparat keamanan dengan masyarakat pedesaan.

Polri tidak lagi hanya dipandang sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang peduli pada usaha warga. Ke depan, model pembinaan dan pemberdayaan seperti ini diharapkan dapat direplikasi di gapoktan-gapoktan lain di Kabupaten Wonogiri, mengingat sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian banyak keluarga.

Dengan pendekatan yang humanis dan solutif, Polres Wonogiri melalui Sat Binmas-nya membuktikan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat terjadi masalah, tetapi juga dalam upaya membangun kemandirian dan kesejahteraan bersama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *