BeritaWonogiri.com [GIRIWOYO] – Peristiwa kebakaran terjadi di ruang gudang peralatan kebersihan SMA Pangudi Luhur (Palu) Giriwoyo, Kecamatan Giriwoyo, Kabupaten Wonogiri, Sabtu, 8 Juli 2023. Tidak ada korban jiwa namun kerugian material senilai Rp10 juta.
Kepala Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonogiri, Joko Santoso, menyatakan peristiwa kebakaran terjadi Sabtu sekira pukul 06.30 WIB. Kebakaran menimpa gudang peralatan kebersihan SMA Palu Giriwoyo di Glagahan RT 01 RW 10 Desa Sejati, Kecamatan Giriwoyo, Kab. Wonogiri.
Joko menyatakan, petugas pemadam kebakaran (damkar) di lokasi kebakaran mendapat cerita sekitar jam 05.30 WIB, penjaga sekolah bernama Petrus Eko Sutrisno, 63, warga Sewusari, Desa Talunombo, Kecamatan Giriwoyo membuang sampah melewati gudang tersebut. Petrus pun kemudian mematikan lampu di sekitar gudang selanjutnya kembali ke rumah.
Baca juga: 800-An Remaja Se-Giriwoyo Kumpul Di Ajang Jambore Remaja Perdana
Sekitar satu jam kemudian atau pada pukul 06.30 WIB, Satimin, 63, seorang petani warga Ngampohan RT 01/01, Desa Platarejo, Giriwoyo mendengar suara ledakan dan kepulan asap di belakang SMA Pangudi Luhur Giriwoyo. Saksi Satimin bersama warga mendekati lokasi.

“Setiba di lokasi saksi Satimin dan warga melihat api sudah berkobar kemudian dia berusaha memadamkan api dengan air kran dan air kolam lele yang berada disebelah gudang,” jelas Joko.
Namun, api berkobar semakin besar membakar barang-barang yang terbuat dari plastik, kayu dan kertas serta sisa bahan bakar diesel dan mesin potong rumput sehingga warga sekitar SMA Palu, menghubungi petugas kebakaran sektor Baturetno.
“Pukul 07.00 WIB, petugas pemadaman kebakaran tiba di lokasi dan memadamkan api hingga selesai. Selama 30 menit kemudian api dinyatakan padam dan petugas pemadam meninggalkan lokasi. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Giriwoyo,” jelasnya.

Kerugian materiil diperkirakan sebesar Rp10 juga dengan rincian sebuah mesin disel merk Honda, dua buah mesin potong rumput, satu buah tangki semprot hama dari bahan plastik. Kemudian sebuah pompa air dan dua buah ruangan gudang peralatan.
Sementara itu, Camat Giriwoyo, Fuad, mengatakan Baturetno telah memiliki unit Damkar sehingga pemadaman api cepat dilakukan. (Suryono)






