Kecamatan Girimarto Latih Pengurus BUMDes Kelola Dana Desa

Pelatihan Teknis dan Aplikatif

BeritaWonogiri.com [GIRIMARTO] – Pelatihan pengelolaan keuangan BUMDes Girimarto digelar Pemerintah Kecamatan Girimarto pada Kamis, 12 Februari 2026, di Ruang Peringgitan Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini diikuti perwakilan pengurus BUMDes se-Kecamatan Girimarto, khususnya yang membidangi keuangan. Pemerintah kecamatan menargetkan peningkatan kapasitas administrasi dan manajerial pengurus BUMDes agar pengelolaan Dana Desa berjalan tertib dan akuntabel.

Camat Girimarto, Dwi Estiningsih, S.E., M.Si., menyatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis memperkuat tata kelola BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa.

Pelatihan pengelolaan keuangan BUMDes Girimarto berlangsung secara teknis dan aplikatif. Peserta diminta membawa laptop untuk praktik langsung menggunakan aplikasi berbasis macro Microsoft Excel yang dirancang khusus membantu pencatatan transaksi.

Narasumber kegiatan, Tenaga Ahli Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Wonogiri, Mulyadi, S.E., menjelaskan pentingnya standar laporan keuangan yang lengkap dan sistematis.

“Pengurus BUMDes harus memiliki kapasitas administrasi dan manajerial yang memadai. Pelatihan ini bertujuan menyamakan pemahaman dan meningkatkan kemampuan penyusunan laporan keuangan sesuai standar,” ujarnya.

Dalam paparannya, Mulyadi menegaskan bahwa BUMDes kini mengelola 20 persen anggaran Dana Desa Tahun 2025 sebagai modal usaha. Kebijakan tersebut merupakan implementasi Kepmendes PDT Nomor 3 Tahun 2025 yang mendorong penguatan BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa.

Dengan tanggung jawab tersebut, pelatihan pengelolaan keuangan BUMDes Girimarto dinilai krusial untuk memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran.

Berdasarkan pemaparan narasumber, kapasitas pengurus BUMDes di Girimarto saat ini masih bervariasi. Pada level tertinggi, beberapa desa telah mampu menyusun laporan keuangan lengkap meliputi neraca, laporan laba rugi, arus kas, dan perubahan modal.

Pada level menengah, pengurus sudah dapat membuat jurnal transaksi dan laporan laba rugi. Sementara pada level dasar, sebagian masih mencatat pemasukan dan pengeluaran dalam buku kas sederhana. Bahkan terdapat pengurus yang baru memulai pencatatan keuangan tanpa sistem yang tertib.

Fakta tersebut menjadi dasar penyelenggaraan pelatihan pengelolaan keuangan BUMDes Girimarto agar seluruh desa dapat meningkat secara bertahap menuju standar laporan lengkap dan profesional.

Dalam pelatihan ini, peserta menerima aplikasi berbasis macro Excel yang mampu menghasilkan jurnal, buku besar, laporan laba rugi, hingga neraca secara otomatis.

Penggunaan aplikasi ini diharapkan meminimalkan kesalahan pencatatan serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Langkah digitalisasi tersebut juga menjadi bagian dari modernisasi sistem administrasi BUMDes di Kecamatan Girimarto.

Pemerintah Kecamatan Girimarto menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan. Informasi lebih lanjut terkait implementasi pelatihan ini masih berkembang dan akan dievaluasi secara berkala oleh pemerintah kecamatan. (Fery)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *