Beritawonogiri.com [WONOGIRI] – Dalam rangka memperingati semangat Hari Sumpah Pemuda, Pondok Pesantren Al Barru menjadi lokasi pelaksanaan Tausyiah Kebangsaan pada Selasa (28/10/2025) pukul 18.00 hingga 18.45 WIB. Acara ini diikuti oleh ratusan santri dari pondok pesantren tersebut sebagai wujud peningkatan jiwa nasionalisme di lingkungan pesantren.
Tausyiah kebangsaan dibawakan oleh Sidig Yuliyanto, mahasiswa STAIMAS Wonogiri yang tengah menjalani praktik profesi dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Kegiatan ini sengaja digelar sebagai penguatan kesadaran bahwa cinta tanah air merupakan bagian tak terpisahkan dari ajaran agama.
Materi tausyiah menekankan pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang merupakan warisan berharga para ulama dan pahlawan bangsa. Sidig mengajak para santri untuk memahami bahwa pengabdian kepada negara adalah bentuk ibadah yang mulia dan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Acara berlangsung dalam suasana khidmat dan mendapat sambutan positif dari pengurus pondok serta seluruh santri yang hadir. Tausyiah ini menjadi sarana yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam bingkai keagamaan di kalangan generasi muda pesantren.
Selain menguatkan nasionalisme, kegiatan ini juga menunjukkan peran aktif mahasiswa dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan, terutama di momentum bersejarah seperti Hari Sumpah Pemuda yang menginspirasi semangat persatuan dan kesatuan.
Ketua pengurus Ponpes Al Barru menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya tausyiah kebangsaan yang menjadi bagian dari upaya membangun karakter santri sebagai generasi penerus bangsa yang religius sekaligus patriotik.
Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut, menjadi rutinitas penguatan edukasi nasionalisme di pesantren-pesantren demi menjaga semangat pemuda untuk terus berkontribusi pada keutuhan dan kemajuan bangsa.(*)






