BeritaWonogiri.com [SURAKARTA] – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta bersiap menggelar pelantikan dan pengukuhan pengurus baru masa bakti 2026-2031 pada Sabtu, 12 September 2026. PWI Surakarta 2026 akan menggelar prosesi tersebut di Ballroom The Sunan Hotel Solo mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai.
Prosesi pengukuhan jajaran pengurus di bawah kepemimpinan Ketua Terpilih Sri Hartanto, S.I.P., akan dipimpin langsung Ketua Umum PWI Pusat, Drs. H. Akhmad Munir. Acara tersebut juga direncanakan disaksikan Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K.
Ketua Panitia Pelantikan, Bramantyo, mengatakan sebanyak 56 wartawan dari berbagai lintas media massa di wilayah Solo Raya akan dilantik secara resmi. Mereka berasal dari media cetak, elektronik, hingga online.
“Pelantikan ini merupakan momentum legalitas sekaligus konsolidasi organisasi PWI Surakarta sesuai AD/ART. Sebanyak 56 jurnalis siap dikukuhkan untuk menjalankan roda organisasi profesional, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, dan mengawal dinamika pers selama lima tahun ke depan,” ujar Bramantyo pada Selasa, 8 September 2026.
Bramantyo menjelaskan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi seremoni pengukuhan. Pelantikan juga dirancang sebagai forum untuk memperkuat sinergi pers dengan para pemangku kepentingan.
Rangkaian acara meliputi pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah jabatan, penyerahan pataka, serta penyampaian arahan pimpinan PWI dan Gubernur Jawa Tengah.
“Selain pengukuhan pengurus baru, acara ini menjadi ajang silaturahmi besar mitra kerja PWI Surakarta. Kami mengundang sekitar 200 tamu undangan VIP dan pemangku kepentingan dari wilayah Solo Raya,” ungkapnya.
Sri Hartanto dari Suara Merdeka akan menahkodai kepengurusan PWI Surakarta periode 2026-2031. Struktur kepengurusan mencakup unsur pimpinan, Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, hingga sejumlah seksi kewartawanan.
Sejumlah bidang juga disiapkan, antara lain organisasi, advokasi, pendidikan, kesejahteraan, kerja sama, multimedia dan IT, serta pengelolaan aset.
Tanto, sapaan akrab Sri Hartanto, mengatakan komposisi tersebut diharapkan menjadi modal untuk memperkuat koordinasi antarwartawan sekaligus meningkatkan peran organisasi dalam menghadapi perkembangan dunia media.
“Teman-teman yang masuk dalam kepengurusan berasal dari berbagai latar belakang media. Ini menjadi kekuatan untuk membangun komunikasi, soliditas, dan kerja sama, baik di internal organisasi maupun dengan berbagai pihak di wilayah Surakarta dan sekitarnya,” ujarnya.
Pelantikan kepengurusan baru tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi yang berlangsung lima tahunan. Setelah prosesi pelantikan, tantangan utama berada pada pelaksanaan program dan amanah organisasi selama lima tahun ke depan.
“Yang paling penting setelah pelantikan adalah bagaimana kepengurusan ini bekerja. Pelantikan menjadi awal, bukan akhir. Kami berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah organisasi, menjaga profesionalisme pers, sekaligus membangun kerja sama yang sehat dengan seluruh pemangku kepentingan,” tegas dia.
Pelantikan Pengurus PWI Surakarta 2026-2031 mengusung tema “Bersama-sama Kerjasama Majukan Media”. Agenda tersebut menjadi penanda pergantian kepengurusan sekaligus awal periode baru PWI Surakarta hingga 2031. (*)







Komentar