Wisuda TPQ di Sukoharjo Cetak Penghafal Al-Quran, Peserta Tertua Berusia 70 Tahun

Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup dan Cahaya Kegelapan

BeritaWonogiri.com [SUKOHARJO] – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Gedung Taman Budaya Suryani Sukoharjo. Ratusan santriwan serta santriwati sukses mengikuti prosesi wisuda TPQ Sukoharjo setelah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Quran sesuai jenjang masing-masing pada Ahad, 21 Juni 2026.

Acara religius ini dihadiri oleh Camat Sukoharjo Nanang Syarifudin, S.H., M.H., Lurah Gayam Sukoharjo Tri Sutrisno, S.Sos., M.A.P., serta Kepala KUA Kecamatan Sukoharjo H. Azis Musyafa, S.Ag. Kehadiran para tokoh masyarakat bersama tamu undangan, mahasantri putra-putri, dan para santri membuat suasana wisuda semakin khidmat.

Dalam sambutannya, Camat Sukoharjo Nanang Syarifudin menyampaikan rasa kagum yang mendalam. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para wisudawan, khususnya para mahasantri yang mayoritas sudah lanjut usia (lansia).

“Saya sangat kagum terhadap mahasantri yang semua sudah lanjut usia. Bahkan, usia tertua sudah mencapai 70 tahun. Selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para wisudawan dan wisudawati,” ujar Nanang penuh bangga.

Nanang juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada para ustadz, ustadzah, serta seluruh pengurus TPQ. Menurutnya, kesabaran, keikhlasan, dan dedikasi dalam membimbing para orang tua merupakan amal jariyah luar biasa yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Acara wisuda ini juga diisi dengan tausyiyah menyentuh oleh Ustadz Adriansyah Rosyad, S.Th.I., M.P.I. Ia mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas rahmat dan kemudahan dari Allah SWT sehingga kelulusan para santri ini dapat terlaksana dengan baik.

Ustadz Adriansyah mengutip sabda Rasulullah SAW mengenai keutamaan belajar Al-Quran. “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya. Jadilah kalian generasi yang senantiasa dekat dengan Al-Qur’an,” ungkapnya.

Ia berpesan agar para wisudawan menjadikan kitab suci tersebut sebagai pedoman hidup, cahaya dalam kegelapan, serta penyejuk hati di kala gundah. Sesi tausyiyah kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama secara khusyuk.

Ketua Penyelenggara, Ustadz Mulato, merinci total peserta yang mengikuti prosesi kelulusan ini. Secara keseluruhan, terdapat 107 santri yang diwisuda.

Jumlah tersebut terdiri dari 7 orang mahasantri putra dan 25 orang mahasantri putri. Selain itu, terdapat 22 santriwati dari Masjid Al-Falah Madyorejo. Peserta lainnya berasal dari Masjid Aisyah, Masjid An Nuur, Masjid Bayu Nur Pambudi, Masjid Jami’ Kota, Masjid Al Mukmin, serta TPA Zidni Ilma.

Momen bahagia ini juga dilengkapi dengan penyaluran program Wakaf Al-Qur’an. Selain bersumber dari Masjid Al-Falah Madyorejo, bantuan kitab suci Al-Quran ini juga mengalir dari Masjid An-Nur Bangsan Jetis Sukoharjo. (Begug SW.)

Komentar