BeritaWonogiri.com [SUKOHARJO] – Momentum suci Ramadhan dimanfaatkan untuk memperkuat empati dan solidaritas kemanusiaan melalui program Ramadhan Peduli Palestina yang digelar Masjid Al-Falah Madyorejo RT 01 RW 07, Jetis, Sukoharjo, Sabtu (21/02/26). Kegiatan dakwah Ramadhan ini dikemas hangat, edukatif, dan menyentuh hati, sekaligus mengajak jamaah peduli terhadap kondisi warga Gaza.
Ketua takmir Masjid Al-Falah, Ir. H. Rudy Setyohadi, menjelaskan bahwa program Ramadhan Peduli Palestina bertujuan membangun empati kepada saudara sesama muslim di Palestina. Melalui safari dakwah, panitia menghadirkan cerita inspiratif, nilai-nilai keislaman, serta edukasi kepedulian terhadap Gaza dengan pendekatan komunikatif dan berkesan.
Memasuki 5 Ramadhan 1447 H, jamaah salat Isya dan tarawih mendapatkan tausiyah langsung dari Syekh Osama Khalil Al Yacaobi. Kehadiran ulama asal Palestina tersebut menjadi momen istimewa dalam rangkaian Ramadhan Peduli Palestina di Sukoharjo.
Dalam tablighnya, Syekh Osama menyampaikan kondisi terkini di Gaza. Ia menuturkan bahwa berbagai fasilitas umum di wilayah tersebut luluh lantak akibat konflik berkepanjangan. Warga Gaza membutuhkan dukungan internasional untuk membangun kembali rumah sakit, sekolah, dan sarana publik lainnya.
Ia juga menyebut bangsa Indonesia tengah berkontribusi membangun rumah sakit di Gaza sebagai bentuk solidaritas nyata. Menurutnya, misi dakwah yang dibawa bukan sekadar ceramah, tetapi menguatkan simpati, empati, dan dukungan moril serta materiil masyarakat Indonesia bagi Palestina.
“Kita ingin menyampaikan kondisi Gaza agar masyarakat Indonesia terus peduli dan membantu,” ujarnya di hadapan jamaah.
Program Ramadhan Peduli Palestina tidak berhenti pada tausiyah. Panitia juga mengajak jamaah melakukan aksi nyata dengan menghimpun donasi melalui lembaga filantropi kredibel di Indonesia, seperti LazisMu, Aksi Cepat Tanggap, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Donasi tersebut ditujukan untuk bantuan pangan, tenda darurat, paket kesehatan, hingga layanan psikologi bagi warga Palestina yang terdampak konflik.
Dalam kajian malam seusai salat tarawih, jamaah berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp7.918.000. Angka tersebut menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat Sukoharjo terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza.
Ketua takmir berharap Ramadhan Peduli Palestina menjadi agenda berkelanjutan yang tidak hanya membangun kesadaran, tetapi juga memperkuat jejaring solidaritas umat.
Kegiatan ini menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga momentum memperluas kepedulian sosial. Melalui Ramadhan Peduli Palestina, jamaah diajak memahami bahwa penderitaan di belahan dunia lain tetap menjadi tanggung jawab moral bersama.
Dengan pendekatan dakwah yang hangat dan partisipatif, Masjid Al-Falah berhasil menghadirkan ruang refleksi sekaligus aksi. Harapannya, solidaritas yang terbangun tidak berhenti di bulan suci, melainkan terus berlanjut dalam berbagai bentuk dukungan kemanusiaan. (Begug SW)






