Central Java Prayer Breakfast 2026: Sinergi Pemprov Jateng dan Tokoh Agama

Target Menuju Nusantara Prayer Breakfast Bersama Presiden

BeritaWonogiri.com [SEMARANG] – Dewan Pimpinan Wilayah Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (DPW BAMAGNAS) Jawa Tengah sukses mempertemukan para pemimpin rohani dan jajaran birokrasi daerah. Sejumlah tokoh kristen gelar pertemuan doa dan refleksi bertajuk Central Java Prayer Breakfast (CJPB) 2026. Agenda strategis ini dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, pada Senin, 15 Juni 2026.

Pertemuan lintas sektoral ini bertujuan untuk membangun ruang komunikasi yang positif dan memperkuat nilai pelayanan bagi masyarakat. Kehadiran unsur pemerintah mempertegas komitmen bersama dalam mendukung kehidupan warga Jawa Tengah yang harmonis, damai, dan sejahtera.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen Zubair, hadir langsung mewakili Gubernur Ahmad Luthfi. Dalam sambutannya, Taj Yasin menegaskan bahwa Central Java Prayer Breakfast 2026 dirancang bukan sebagai kegiatan seremonial semata. Momentum ini menjadi waktu penting bagi para pemimpin untuk rehat sejenak dari rutinitas pemerintahan demi merefleksikan tantangan pembangunan dan memohon hikmat Tuhan.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Hj. Sri Hartini, S.T., serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Setda Provinsi Jawa Tengah Syamsudin Isnaini, S.STP, S.H, M.H. Selain itu, Walikota Semarang Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M., turut diwakili oleh Tuning Sunarningsih, S.Sos, M.M.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah, Dr. Ir. AR Hanung Triyono M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Amal Kasih Kristiani (BAKKRIS) Jawa Tengah, menyerahkan Bantuan Hamba Tuhan senilai Rp 15.000.000. Bantuan ini menjadi wujud nyata perhatian kepedulian dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap para pelayan rohani.

Kegiatan rohani ini dipimpin secara kolektif oleh sejumlah tokoh Kristen terkemuka di Jawa Tengah, termasuk Pdt. Ir. Timotius Subekti, Pdt. Dr. Budi Hidajat, MBA., MA., dan Ev. Elisabeth Philip. Perwakilan dari Keuskupan Agung Semarang, Romo FX. Suhanto, Pr., juga hadir mendampingi puluhan pendeta dari berbagai sinode besar seperti GBT, GISI, JDS, Holy Stadium, GPdI, GKI, hingga GBIS.

Kolaborasi lintas organisasi keagamaan ini menjadi simbol persaudaraan dan kesatuan hati. Para pemuka agama tersebut secara bersama-sama menaikkan doa syafaat bagi kemajuan Provinsi Jawa Tengah, persatuan nasional, serta kelancaran jalannya pemerintahan Indonesia di bawah kepemimpinan nasional.

Kemeriahan acara semakin terasa berkat penampilan khusus dari Antea Putri Turk, cicit buyut kakak kandung WR Soepratman. Ia membawakan lagu Indonesia Raya 3 Stanza, Indonesia Tjantik, Ibu Kita Kartini, dan Indonesia Hai Ibuku dengan syahdu.

Ketua Panitia CJPB 2026, Ev. Kezia Samantha Purnama, S.Pd., menjelaskan bahwa tema yang diusung tahun ini adalah “Bersatu dalam Doa, Bersinergi untuk Jawa Tengah.” Kezia berharap program ini dapat menjadi embrio dan percontohan bagi kabupaten, kota, maupun provinsi lain di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, pihak panitia menargetkan gerakan ini akan memuncak pada pelaksanaan Nusantara Prayer Breakfast skala nasional. Agenda akbar tersebut direncanakan bakal dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk mendengarkan langsung aspirasi serta doa dari tokoh-tokoh Kristen se-Indonesia. (*)

Komentar