Dari Dusun untuk Indonesia, Warga Jegoh Jatisrono Rawat Tradisi Upacara 17 Agustus

Tradisi Kemerdekaan yang Dipertahankan Empat Tahun

BeritaWonogiri.com [JATISRONO] – Warga Dusun Jegoh, Desa Rejosari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, kembali menggelar upacara Dusun Jegoh secara mandiri untuk memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi tradisi tahunan yang telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut sejak 2023.

Upacara pengibaran bendera Merah Putih berlangsung di halaman padepokan salah satu perguruan pencak silat PSHT Cokro Kembar di Dusun Jegoh.

Kegiatan diikuti perangkat dusun, RT/RW, anggota Karang Taruna, muda-mudi, serta masyarakat setempat. Samsuri bertindak sebagai inspektur upacara.

Pengibaran bendera dilakukan oleh muda-mudi RT 01 Dusun Jegoh. Keterlibatan generasi muda tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan upacara Dusun Jegoh, sekaligus menunjukkan peran pemuda dalam menjaga tradisi peringatan kemerdekaan di tingkat lingkungan.

Menurut Bandi, perwakilan muda-mudi Dusun Jegoh, kegiatan tersebut merupakan upacara khusus tingkat dusun yang telah dilaksanakan sejak 2023.

“Ini adalah upacara khusus satu dusun, dengan amanat yang dikutip langsung dari pemerintah daerah,” ujar Bandi.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana memperingati kemerdekaan, tetapi juga memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap Dusun Jegoh.

Dalam amanatnya, Samsuri mengajak warga menjaga semangat perjuangan, melestarikan jiwa kepahlawanan, menjunjung tinggi patriotisme, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan bangsa dan negara.

Pelaksanaan kegiatan juga mengacu pada arahan Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Kecamatan Jatisrono sehingga kegiatan masyarakat di tingkat dusun tetap selaras dengan ketentuan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Setelah upacara selesai, warga mengikuti pembagian doorprize tingkat dusun.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari kemeriahan HUT RI ke-81. Sebelum pelaksanaan upacara, masyarakat Dusun Jegoh juga menggelar sejumlah kegiatan dan perlombaan untuk mempererat kebersamaan warga.

Kegiatan sederhana tersebut menjadi ruang interaksi bagi masyarakat sekaligus melibatkan berbagai kelompok usia.

Dusun Jegoh merupakan salah satu dari tiga dusun di Desa Rejosari, selain Dusun Rejosari dan Dusun Kambu. Wilayah tersebut memiliki sekitar 500 penduduk dengan mata pencaharian yang antara lain sebagai perantau dan buruh tani.

Bandi mengatakan masyarakat setempat juga mendorong berbagai kegiatan positif bagi generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan olahraga bola voli yang diinisiasi untuk memperkuat aktivitas pemuda dan meminimalkan potensi kenakalan remaja maupun kegiatan yang melanggar hukum.

Menurutnya, kegiatan kemasyarakatan seperti olahraga dan peringatan kemerdekaan dapat menjadi sarana memperkuat solidaritas warga.

Pelaksanaan upacara Dusun Jegoh menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya hadir melalui agenda berskala nasional, kabupaten, atau kecamatan. Masyarakat di tingkat dusun juga mampu membangun tradisi sendiri untuk memperingati Hari Kemerdekaan.

Konsistensi warga mempertahankan upacara selama empat tahun menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga semangat nasionalisme sekaligus memperkuat identitas komunitas.

Bagi warga Dusun Jegoh, peringatan HUT RI bukan hanya seremoni tahunan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial, melibatkan generasi muda, dan menjaga nilai perjuangan agar tetap hidup di tengah masyarakat pedesaan. (Nandar)

Komentar