Strategi Ahmad Luthfi Perkuat Peran RT Batang: Dari Fiskal Hingga Anti-Hoaks

Pembangunan Berangkat dari Akar Rumput

BeritaWonogiri.com [BATANG] – Tata kelola pemerintahan di tingkat akar rumput kini tengah mendapat sorotan tajam. Peran RT Batang kini didorong untuk naik kelas, beralih dari sekadar penjaga ketertiban lingkungan menjadi ujung tombak pembangunan berbasis masyarakat. Kabupaten Batang secara resmi disiapkan menjadi daerah percontohan di Jawa Tengah melalui penguatan Perkumpulan Pengurus Rukun Tetangga (PPRT).

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan posisi strategis tersebut saat menghadiri Ziarah Kebangsaan PPRT Kabupaten Batang di Kompleks Makam Sunan Kajoran, Desa Gringgingsari, Minggu (12/4/2026). Menurutnya, keberhasilan pembangunan provinsi berawal dari efektivitas koordinasi di level paling bawah.

Pembangunan Berangkat dari Akar Rumput

Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa terdapat sekitar 204 ribu RT di seluruh Jawa Tengah yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat. Mengingat besarnya jumlah tersebut, soliditas di tingkat RT menjadi kunci utama terciptanya ketentraman sekaligus motor penggerak ekonomi.

“Pembangunan kita berangkat dari RT. Mereka harus tahu betul kondisi warganya, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Luthfi dengan nada tegas.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas pengurus melalui pendidikan dan pelatihan menjadi agenda mendesak. Luthfi menargetkan PPRT Batang yang telah eksis sejak 2017 ini mampu menjadi organisasi yang terstruktur dan layak digaungkan ke tingkat nasional.

PPRT Batang Sebagai Role Model Nasional

PPRT Kabupaten Batang dinilai memiliki keunggulan dibanding daerah lain karena strukturnya yang sudah mapan. Ketua Dewan Pendiri PPRT Batang, Zainal Muttaqin, mengungkapkan bahwa organisasi ini konsisten mengasah nilai kebangsaan melalui kegiatan rutin seperti ziarah kebangsaan.

“RT ini bekerja dengan ikhlas, seperti wali bagi masyarakat. Kami sangat berharap adanya pembinaan berkelanjutan agar pengurus semakin paham fungsi strategis mereka,” tutur Zainal.

Komitmen Kesejahteraan dan Penguatan Fiskal

Menanggapi aspirasi para pengurus, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan RT. Namun, ia secara jujur mengakui bahwa langkah tersebut sangat bergantung pada kekuatan fiskal daerah.

Bupati Faiz menekankan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor investasi, pariwisata, dan perhotelan menjadi solusi utama. Jika fiskal daerah menguat, maka alokasi untuk operasional dan insentif RT dapat ditingkatkan secara signifikan.

RT Sebagai Penjaring Informasi Benar

Selain aspek pembangunan fisik, Bupati Faiz juga mengingatkan pentingnya peran RT dalam menjaga harmoni sosial di era digital. RT diharapkan menjadi filter informasi untuk membendung penyebaran hoaks di media sosial.

Dengan penguatan peran ini, pemerintah berharap pola pembangunan di Kabupaten Batang menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan, sekaligus membuktikan bahwa perubahan besar nasional memang bermula dari langkah kecil di tingkat rukun tetangga. (*)

Komentar