Wapres Gibran Ajak Pemuda Katolik Kolaborasi Strategis untuk Pembangunan Papua

Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengajak PP Pemuda Katolik berkolaborasi dalam pembangunan nasional, dengan fokus khusus pada Papua melalui dialog dan data lapangan.

BeritaWonogiri.com [JAKARTA]  – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara resmi menerima Pengurus Pusat (PP) Pemuda Katolik dalam audiensi di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Rabu (26/11/2025). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melibatkan generasi muda secara lebih strategis, khususnya dalam percepatan pembangunan di Papua.

Pertemuan ini berfokus pada peran strategis organisasi kepemudaan dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Wapres Gibran menekankan bahwa dialog dan komunikasi yang inklusif adalah kunci untuk memperkuat persatuan dan stabilitas sosial. Ia mendorong agar kolaborasi antarorganisasi pemuda harus lebih ditingkatkan.

Sambutan hangat Wapres Gibran Rakabuming Raka kepada para pengurus PP Pemuda Katolik di Istana Wapres. (Foto: setwapres.ri)

Audiensi ini menghadirkan para pengurus inti PP Pemuda Katolik yang diterima langsung oleh Wapres Gibran Rakabuming Raka. Pertemuan berlangsung pada Rabu (26/11/2025) di Istana Wakil Presiden, Jakarta.

Wapres Gibran tidak hanya berhenti pada ajakan. Ia mendorong PP Pemuda Katolik untuk segera memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan lembaga strategis lainnya. Salah satu lembaga yang disoroti adalah Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua yang baru dibentuk.

“Saya mendorong Pemuda Katolik untuk memberikan masukan konstruktif dan disertai data lapangan terhadap implementasi pembangunan di Tanah Papua,” pesan Wapres Gibran, seperti dikutip dari siaran pers resmi. Hal ini menunjukkan keinginan pemerintah untuk mendengar suara generasi muda yang berbasis pada fakta di lapangan, bukan sekadar wacana.

Arahan ini merupakan respons langsung dari visi Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan keterlibatan anak muda dalam proses pembangunan, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian khusus seperti Papua. Dengan melibatkan organisasi kepemudaan seperti Pemuda Katolik, pemerintah berharap dapat membangun kebijakan yang lebih menyentuh akar rumput, inklusif, dan tepat sasaran. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan stabilitas dan percepatan pembangunan yang berkelanjutan di Bumi Cendrawasih.(*)

Komentar