BeritaWonogiri.com [SUKOHARJO] – Puluhan siswa Ganesha Operation (GO) menggelar doa bersama di Masjid Al-Falah Madyorejo, Jetis, Sukoharjo, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan spiritual dan ketenangan mental agar para pejuang pendidikan mampu meraih Sukses UTBK 2026 yang akan segera berlangsung.
Sebanyak 72 siswa-siswi hadir mengikuti rangkaian acara yang dipandu oleh para pembimbing GO serta dihadiri penasehat takmir, ustadz Drs. H. Suroto. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Mubarok, yang menciptakan suasana khidmat bagi seluruh peserta.
Susilo Nugroho, pembimbing Ganesha Operation, dalam arahannya menekankan bahwa perjuangan belajar setiap hari harus disempurnakan dengan doa. Menurutnya, kesiapan mental sama pentingnya dengan kesiapan materi teori dan disiplin waktu yang telah dipelajari para siswa selama di bimbel.
Kesiapan Teknis dan Ketaatan Aturan Ujian
Selain motivasi spiritual, Susilo juga mengingatkan pentingnya mematuhi aturan panitia pelaksana UTBK-SNBT. Siswa wajib memperhatikan perlengkapan yang harus dibawa dan menghindari larangan keras guna mencegah diskualifikasi saat ujian berlangsung.
“Gunakan rumus-rumus taktis yang telah diberikan selama belajar di Ganesha Operation untuk menjawab soal dengan cepat dan akurat,” ujar Susilo. Ia menegaskan bahwa latihan soal intensif selama ini merupakan modal utama untuk menembus fakultas impian di perguruan tinggi negeri.
Tauziah Sukses Dunia dan Akhirat bagi Pelajar
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Takmir Masjid, Ir. H. Rudy Setyohadi, menyampaikan bahwa lokasi GO yang berdekatan dengan Masjid Al-Falah memperkuat sinergi untuk mendukung kesuksesan siswa. Ia juga meluruskan konteks antara Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan UTBK-SNBT agar siswa memiliki pemahaman administrasi yang tepat.
Puncak acara diisi dengan tauziah oleh ustadz Drs. H. Suroto bertema “Sukses Dunia Akhirat”. Beliau menekankan bahwa kesuksesan sejati berlandaskan pada ketakwaan sesuai QS. Al-Ahzab ayat 70-71.
“Sukses dunia adalah saat kita taat kepada Allah dan meninggalkan yang haram meski untung besar. Sedangkan sukses akhirat melibatkan tobat cepat, gemar berinfak dalam kondisi apapun, serta menjadi pribadi pemaaf,” papar ustadz Suroto.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang sangat emosional, di mana beberapa siswa tampak khusyuk memohon kemudahan. Melalui penguatan karakter takwa ini, diharapkan para jemaah muda ini siap menghadapi tantangan akademik demi masa depan mereka. (Begug SW)






