BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Sejumlah 3.000 anggota Juang Kencana atau Juken Jawa Tengah turun gunung membantu pemerintah menurunkan jumlah stunting. Juken yakni perkumpulan pensiunan pegawai Badan Koordinasi Keluarha Berencana Nasional (BKKBN).
Pernyataan itu disampaikan Ketua Juken Jateng, Edi Prabowo seusai menutup kegiatan jambore daerah (jamda) se-Jateng di plataran parkir, Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri, Desa Sendang, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Rabu, 13 Juni 2024.
Edi mengatakan Juken merupakan organisasi pensiunan pegawai BKKBN. “Tahun ini, Jamda di Wonogiri dan tahun depan Jamda direncanakan digelar di Kudus,” katanya.
Baca juga: Edukasi Remaja Desa Purwosari Untuk Berantas Stunting, Berikut 4 Poin Yang Harus Dijalani
Dia mengatakan para pensiunan akan membantu upaya pemerintah Jateng menurunkan angka stunting. “Untuk zero stunting, saya kira tidak mungkin. Target 14% tahun 2024 dari 27% di Jateng,” katanya.
Edi mengatakan stunting terjadi karena pola asuh dan pola makan serta belum terpenuhinya gizi. Menurutnya, stunting terjadi di semua strata.
“Pandangan stunting itu didomonasi dari keluarga miskin itu salah. Anak orang kaya bisa juga stunting karena pola asuh dan pola makan tidak sesuai,” ujarnya.

Dia menegaskan akan dilakukan pemeriksaan ulang pada ukur badan, tinggi badan, penimbangam dan sebagainya. Hal itu dikarenalan hasil survei menyebut 20% sedangkan data BKKBN 10-11%.
“Jadi akan ada pemeriksaan ulang. Orang pendek itu belum tentu stunting,” tandasnya.
Sedangkan penasehat Juken, Sutejo, mengatakan nenek-nenek turun gunung peduli stunting. “Ada 3.000 pensiunan di Juken dan kakek nenek ini membantu bergerak bersama. Nenek-nenek sekarang ini dititpi cucu karena orangtua kerja,” katanya.
Karenanya, ujarnya, nenek-nenek harus menjadi pembina keluarga agar pola asuh dan pola makan pada anak diperhatikan. Mantan Kakanwil BKKBN Jateng ini, menyatakan jika melihat remaja putri berlengan kecil dan kurang sehat perlu didampingi.
“Kalau nanti [remaja kurang sehat] menikah, maka berpotensi terlahir anak stunting,” ujarnya. (Triantotus)







Komentar