BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Polres Wonogiri menggelar apel kesiapsiagaan yang dilanjutkan dengan latihan pengamanan aksi unjuk rasa (unras) pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan guna memastikan kesiapsiagaan personel Polres Wonogiri dalam menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan yang dapat terjadi di wilayah hukum setempat.
Puluhan personel dari sejumlah satuan mengikuti rangkaian kegiatan yang terpusat di halaman Mapolres Wonogiri. Selain mengecek kesiapan anggota, jajaran kepolisian juga menggelar simulasi penanganan massa dalam berbagai tingkatan situasi.
Latihan pengamanan tersebut diisi dengan skenario peragaan aksi unjuk rasa di lapangan.
Para personel dilatih untuk menghadapi kerumunan massa, menjalin komunikasi yang efektif, hingga mengendalikan keadaan saat dinamika aksi mulai memanas.
Dalam simulasi itu, seluruh anggota yang terlibat dituntut untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh situasi di lapangan. Setiap tahapan pengamanan dijalankan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan kondisi secara langsung.
Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, S.H., S.I.K. menegaskan bahwa kesiapan jajaran kepolisian sangat penting untuk mengantisipasi dinamika yang tidak terduga.
“Kita ingin anggota benar-benar siap ketika menghadapi situasi di lapangan. Tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memahami bagaimana mengambil tindakan yang tepat,” ujar Haris.
Menurutnya, penanganan aksi unjuk rasa tidak sekadar berfokus pada menghadapi massa di lapangan. Kemampuan melakukan komunikasi serta menjaga situasi agar tetap terkendali merupakan bagian krusial dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Selain memantapkan kesiapsiagaan personel Polres, latihan ini difungsikan sebagai wadah evaluasi terhadap koordinasi antaranggota. Setiap personel diharapkan memahami posisi dan perannya secara detail sehingga terhindar dari kesalahan saat menangani kondisi sebenarnya.
Polres Wonogiri menyatakan kegiatan latihan pengamanan serupa akan terus dilakukan berkala sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan wilayah. Melalui latihan ini, personel diharapkan mampu merespons setiap kejadian secara cepat dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. (*)







Komentar