BeritaWonogiri.com [SEMARANG] – Aksi Unjuk Rasa Aliansi BEM Semarang Raya yang digelar di depan Markas Polda Jawa Tengah, Kamis (26/2/2026) sore, berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Sekitar 650 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang menyampaikan aspirasi mereka melalui orasi, teatrikal, serta doa bersama.
Aparat kepolisian melakukan pengamanan secara humanis dan proporsional sejak massa mulai berdatangan hingga kegiatan berakhir. Situasi di sekitar lokasi tetap terkendali tanpa gangguan berarti terhadap arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan apresiasi atas sikap dewasa para mahasiswa dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Ia menilai seluruh rangkaian aksi unjuk rasa Aliansi BEM Semarang Raya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah menyampaikan pendapatnya secara tertib, damai, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Artanto menegaskan bahwa pengamanan aksi merupakan bentuk pelayanan kepolisian dalam menghormati hak konstitusional warga negara. Menurutnya, Polri terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bagian dari proses pembenahan institusi.
“Masukan dan kritik adalah energi untuk berbenah. Kami berkomitmen meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas,” lanjutnya.
Selama aksi berlangsung, petugas mengedepankan pendekatan persuasif untuk menjaga suasana tetap kondusif. Tidak terlihat tindakan represif, dan komunikasi antara koordinator lapangan dan aparat berjalan lancar.
Mahasiswa secara bergantian menyampaikan tuntutan melalui orasi dan aksi teatrikal yang menggambarkan isu-isu yang mereka soroti. Doa bersama menjadi penutup rangkaian kegiatan sebagai simbol harapan atas aspirasi yang disuarakan.
Aksi unjuk rasa tersebut berakhir sekitar pukul 19.15 WIB. Para peserta membubarkan diri dengan tertib setelah menyampaikan pernyataan sikap. Arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali normal tidak lama setelah massa meninggalkan area.
Sebagai penutup pengamanan, seluruh personel yang terlibat melaksanakan apel konsolidasi dan doa bersama. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk evaluasi sekaligus ungkapan syukur karena kegiatan berjalan aman dan terkendali.
Situasi kondusif dalam aksi unjuk rasa Aliansi BEM Semarang Raya ini menunjukkan sinergi antara mahasiswa dan aparat dalam menjaga ruang demokrasi tetap sehat. Penyampaian aspirasi berlangsung tanpa gesekan, sekaligus menegaskan pentingnya dialog dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Polda Jawa Tengah memastikan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis dalam setiap pengamanan kegiatan masyarakat. Di sisi lain, mahasiswa menunjukkan kedewasaan dalam menyuarakan pendapat secara damai dan sesuai koridor hukum.(*)








Komentar