Ini Pesan Bupati Wonogiri Di Acara Pesantren Ramadan Muhammadiyah

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] — Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Wonogiri pada hari Sabtu dan Minggu, 22 dan 23 Maret 2025 menggelar Pesantren Ramadan 1446 H Se-Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah (PAYM) Pokoh, Wonogiri.

Kegiatan mengambil tema Mengokohkan Gerakan Islam Berkemajuan dalam perspektif Organisasi, Ideologi dan Politik Muhammadiyah ini dihadiri 116 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Wonogiri.

Pada kegiatan ini hadir tokoh-tokoh baik lokal dan nasional. Di antaranya Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, Komandan Kodim Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono, Drs KH Kusman Thoha, Drs KH Nur Wakid, Drs H Tri Widodo, Prof Agus Tri W,  Dr Muhammad Julijanto, Dra Dewi Purnamawati dan H Wiwoho.

Baca juga: Dandim Wonogiri Ingatkan Generasi Muda Jangan Mudah Di Pecah Belah Oleh Pihak Manapun

Heriwanto MPKSDI Muhamamdiyah Wonogiri mengatakan kegiatan ini rutin setiap bulan Ramadan, kegiatan ini sebagai bentuk penguatan ideologi dan nilai-nilai kebangsaan generasi muda Muhammadiyah Se-Wonogiri.

Sedangkan Kusman Thoha, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Wonogiri menyampaikan “Muhammadiyah dikenal sebagai gerakan dakwah Islamiyah, Gerakan Muhammadiyah berkiprah di tengah-tengah masyarakat bangsa Indonesia dengan membangun berbagai ragam amal usaha yang benar-benar dapat menyentuh hajat orang banyak.

Seperti berbagai ragam lembaga pendidikan sejak taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, membangun sekian banyak rumah sakit, panti-panti asuhan dan sebagainya. “Semua amal usaha Muhammadiyah seperti itu tidak lain merupakan suatu manifestasi dakwah Islamiyah,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Wonogiri Setyo Sulakarno berpesan Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang dikenal sebagai gerakan Islam amar ma’ruf nahi munkar, yang berbentuk tajdid atau pembaharuan di bidang keagamaan, sosial, ekonomi, kemasyarakatan dan pendidikan.

“Dalam kehidupan kebangsaan, Muhammadiyah dan umat Islam sebagai golongan mayoritas memiliki tanggung jawab besar dan utama untuk menjadikan negara Indonesia sebagai Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur, yakni negara yang baik dan berada dalam ampunan Allah,” jelasnya.

Bupati menambahkan Muhammadiyah Wonogiri memiliki peran strategis dalam ikut serta pembangunan di Kabupaten Wonogiri. Dengan amal usaha pendidikan dan kesehatan, Muhammadiyah telah berperan aktif meningkat kan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Wonogiri.

“Kami berterima kasih, pokoknya kami siap ditimbali [dipanggil] untuk kepentingan Muhammadiyah dan masyarakat,” tandas Bupati Setyo.

Kegiatan Pesantren Ramadan ini sebagai wadah kaderisasi kader-kader muda Muhammadiyah. Peran aktif generasi Muda Muhammadiyah sangat di tunggu dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat wonogiri. (Giarto/*)
Editor: Triantotus

Komentar