Beritawonogiri.com [WONOSARI] – Sebuah insiden pertengkaran di jalan raya yang melibatkan pengendara motor dan seorang ibu-ibu di Jalan Agus Salim, depan K24 Kranon, Kepek, Wonosari, Gunungkidul, pada Minggu (6/7/2025) pukul 08.00 WIB, menjadi viral di media sosial. Video yang merekam kejadian tersebut menyebar luas, memicu perhatian publik.
Kejadian bermula saat Lia (25), warga Selang, Wonosari, yang berboncengan dengan temannya, membunyikan klakson untuk meminta pengendara di depannya menepi di dekat lampu merah Kranon. Namun, terduga pelaku, DT (42), warga Kepek, Wonosari, justru mengejar dan menghentikan Lia. Pertengkaran pun terjadi, di mana DT diduga menarik kaos Lia dengan keras, meludahi, dan melontarkan kata-kata tidak pantas.
Aksi tersebut terekam oleh teman Lia dan menjadi viral di media sosial. Menanggapi insiden ini, Polsek Wonosari memfasilitasi mediasi antara kedua belah pihak pada Minggu sore (6/7/2025) pukul 14.00 WIB. Dalam mediasi, keluarga DT menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan yang dilakukan dan bersedia mengganti biaya pengobatan Lia.
Pihak keluarga juga mengungkapkan bahwa DT memiliki riwayat depresi dan pernah menjalani perawatan rawat jalan di RS Grhasia Pakem selama enam bulan. Namun, DT telah lama tidak memeriksakan diri atau mengonsumsi obat, sehingga sering bertindak meresahkan saat mengalami kekecewaan. Sebagai tindak lanjut, keluarga DT berjanji untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat dan membawa DT kembali ke RS Grhasia Pakem untuk pengobatan intensif.
Kapolsek Wonosari, Kompol Edy Purnomo, menegaskan bahwa mediasi ini bertujuan mencari solusi damai dan mencegah kejadian serupa di masa depan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga emosi di jalan raya dan menyelesaikan konflik dengan kepala dingin,” ujarnya.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pengendalian emosi di ruang publik dan perlunya perhatian terhadap kesehatan mental untuk mencegah tindakan yang merugikan.








Komentar