Polri Tegaskan Video Viral di Mako Brimob Kwitang adalah Hoaks

Video yang beredar di Facebook ternyata peristiwa di Mapolda Metro Jaya.

Divisi Humas Polri menegaskan bahwa video viral yang beredar di media sosial Facebook, diklaim terjadi di depan Mako Brimob Kwitang, adalah tidak benar atau hoaks.

Video tersebut memperlihatkan barisan kendaraan, termasuk mobil putih, mobil dobel kabin, bus abu-abu bertuliskan “POLISI”, serta mobil boks yang tampak mundur menuju gerbang bergapura hitam. Klaim penyebar video menyebut lokasi kejadian berada di Mako Brimob Kwitang.

Dalam klarifikasi resmi melalui akun media sosial X @DivHumas_Polri, Polri menyatakan bahwa peristiwa dalam video tersebut bukan di Kwitang, melainkan di depan Mapolda Metro Jaya.

“Video yang beredar di media sosial tidak benar. Faktanya, peristiwa itu terjadi di Mapolda Metro Jaya, bukan di Mako Brimob Kwitang,” tulis akun resmi Divisi Humas Polri, Senin (1/9/2025).

Dilansir dari laman Komdigi, hasil penelusuran mengarah pada sejumlah artikel berita yang memuat foto bangunan identik dengan video tersebut. Salah satunya, artikel di IDN Times berjudul “Keributan Sempat Terjadi di Depan Mapolda Metro, Bus Polisi Mundur” pada 29 Agustus 2025.

Selain itu, pencarian dengan kata kunci “bus dan kendaraan Polisi mundur saat keluar dari markas Polda Metro Jaya” menemukan video serupa di kanal YouTube resmi Tribunnews berjudul “Massa Aksi Membabi Buta Serang Rombongan Bus dan Mobil Provos Polri sampai Bikin Polisi Ketakutan”. Video yang diunggah pada 29 Agustus 2025 itu menampilkan gerbang dengan bentuk gapura yang sama.

Polri mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyikapi informasi di media sosial. “Kami harap masyarakat tidak mudah percaya dengan unggahan yang belum tentu benar. Selalu cek sumber resmi,” ujar Divhumas Polri dalam keterangannya.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meluruskan kesalahpahaman publik sekaligus mengurangi penyebaran hoaks yang dapat memicu keresahan.(*)

Komentar