BeritaWonogiri.com [TIRTOMOYO] – Segenap personel gabungan TNI, Polri, perangkat desa, relawan, dan warga masyarakat melakukan kerja bakti pembersihan material tanah longsor yang menimpa rumah warga di Tirtomoyo, Wonogiri. Aksi tanggap bencana ini menyusul kejadian longsor yang menghantam bagian dapur rumah Tukiman (63) pada Kamis (1/1/2026) lalu. Pembersihan intensif dilaksanakan pada Sabtu (3/1/2026) untuk memulihkan fungsi rumah korban.
Lokasi kerja bakti berpusat di Dusun Pule, RT 001/RW 005, Desa Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo. Material longsor yang menumpuk di bagian dapur rumah warga berusaha dibersihkan secara maksimal oleh puluhan personel yang dipimpin langsung Danramil 07/Tirtomoyo, Lettu Inf Agung Suwarno, bersama personel Polsek Tirtomoyo. Dengan menggunakan alat-alat manual, mereka bekerja sama mengangkat tanah dan puing untuk mengembalikan kondisi rumah.
Tujuan utama aksi gotong royong ini adalah membantu meringankan beban keluarga korban. Dapur sebagai area vital untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari menjadi prioritas untuk segera difungsikan kembali.
“Kerja bakti bersama dalam rangka pembersihan material longsor ini bertujuan membantu meringankan warga yang tertimpa musibah agar dapur kembali bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelas seorang perwakilan dari Koramil Tirtomoyo di lokasi kejadian.
Semangat kebersamaan tampak jelas di lokasi. Relawan dari desa setempat dan warga sekitar tanpa dikomando turut serta menyumbangkan tenaga, menunjukkan bahwa solidaritas sosial masih kuat terjaga di tengah masyarakat.
Usai memimpin kerja bakti, Danramil Tirtomoyo, Lettu Inf Agung Suwarno, menyempatkan diri memberikan himbauan kepada warga. Ia mengingatkan bahwa kewaspadaan harus tetap tinggi mengingat kondisi cuaca dan kontur wilayah.
“Karena kontur tanah labil di Kecamatan Tirtomoyo membuat daerah ini menjadi daerah rawan tanah longsor, maka dari itu kita harus selalu waspada. Masih sering terjadi curah hujan yang cukup tinggi yang berpotensi mengakibatkan bencana susulan,” tutur Lettu Inf Agung dengan tegas.
Himbauan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan mitigasi bencana, mengingat wilayah Tirtomoyo memiliki topografi perbukitan yang rentan terhadap pergerakan tanah, terutama saat musim penghujan dengan intensitas tinggi.
Tidak hanya membersihkan, kepedulian terhadap korban juga diwujudkan dalam bentuk bantuan kebutuhan pokok. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian sembako kepada keluarga Bapak Tukiman, yang diserahkan langsung oleh Danramil.
Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi keluarga korban pasca musibah, sekaligus menjadi bentuk dukungan moral bahwa mereka tidak menghadapi kesulitan sendirian.
Aksi cepat tanggap dan sinergi yang ditunjukkan oleh personel TNI-Polri, perangkat desa, relawan, dan masyarakat Desa Sukoharjo ini menjadi contoh nyata dari semangat gotong royong dalam menghadapi musibah. Kolaborasi ini tidak hanya memulihkan infrastruktur, tetapi juga menguatkan rasa persatuan dan kepedulian di tingkat akar rumput. (*)







Komentar