Misteri 65 Potongan Tubuh di Pacet Mojokerto, Korban Ternyata Mahasiswi S1

Polisi gunakan Mambis untuk identifikasi korban mutilasi 65 potongan tubuh di Mojokerto.

Beritawonogiri.com [MOJOKERTO] – Misteri penemuan potongan tubuh manusia di semak-semak Dusun Pacet Selatan, Mojokerto, akhirnya mulai terungkap. Polres Mojokerto berhasil mengidentifikasi korban mutilasi tersebut sebagai TAS (25), perempuan asal Lamongan yang tinggal di Surabaya.

Korban diketahui merupakan anak sulung dari dua bersaudara, lahir di Pacitan pada 12 Agustus 2000. TAS baru saja menyelesaikan pendidikan S1 dan sehari-hari menetap di Surabaya.

Kronologi bermula pada Sabtu (6/9/2025) sekitar pukul 10.30 WIB. Seorang warga bernama Suliswanto (30) yang sedang mencari rumput di jalur Pacet–Cangar menemukan potongan telapak kaki kiri berukuran 21 x 9 cm. Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke polisi.

Polisi bersama relawan dan anjing pelacak kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Hasilnya, ditemukan total 65 potongan tubuh yang terdiri dari 63 potongan jaringan otot, lemak, kulit kepala dengan rambut panjang 14 cm, satu potongan pergelangan tangan kanan berukuran 16 x 10 cm, dan satu potongan telapak kaki kiri.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, menjelaskan bahwa identifikasi korban dilakukan menggunakan alat Mambis (Mobile Automated Fingerprint Identification System). “Telapak tangan kanan korban kami pindai dengan Mambis. Sekitar pukul 19.00 WIB identitas korban terungkap. Keluarga sudah datang ke Polres Mojokerto,” kata Fauzy, Minggu (7/9/2025).

Menurut Fauzy, pihak keluarga sudah memastikan bahwa potongan tubuh tersebut benar adalah TAS. Saat ini jenazah masih berada di rumah sakit untuk proses forensik lebih lanjut. Polisi juga terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pelaku mutilasi keji ini.

Kasus ini menggemparkan masyarakat Mojokerto karena skala mutilasi yang begitu sadis. Polisi menegaskan akan menindaklanjuti dengan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif dan menangkap pelaku secepatnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *