Viral! Petik Semangka Sendiri di Wonogiri, Pengunjung Bebas Pilih Tanpa Tiket Masuk

Wisata agro petik semangka Panggil tawarkan pengalaman edukatif dengan konsep petik sendiri tanpa tiket masuk.

Beritawonogiri.com [JATIPURNO] – Wisata Agro Petik Semangka Panggil di Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, mulai mencuri perhatian masyarakat dengan konsep uniknya. Pengunjung dapat memetik semangka langsung dari kebun tanpa dikenai biaya tiket masuk atau parkir. Keunikan wisata ini terletak pada konsep “petik sendiri” yang memberikan pengalaman berbeda bagi para wisatawan.

Hartanto, staf Kelurahan Jatipurno sekaligus pengelola wisata agro ini, menjelaskan bahwa tempat wisata dikelola oleh Kelompok Pos Penyuluh Kelurahan (Posluhkel) Makmur yang beranggotakan petani lokal. Selain aktivitas memetik buah, pengunjung juga dapat bertanya langsung tentang proses budidaya semangka kepada petani.

Outing class PAUD dan TK se-Kecamatan Jatipurno pada Rabu (8/10/2025). (Foto: wonogirikab.go.id)

“Kami ingin menghadirkan suasana wisata edukatif yang memberdayakan petani dan menyenangkan bagi pengunjung. Jadi bukan hanya berwisata, tetapi juga belajar,” jelasnya, Rabu (8/10/2025).

Pengunjung dapat memilih dan memetik sendiri semangka dari dua varietas yang tersedia, yaitu semangka inul (lonjong) merah dan semangka inul (lonjong) kuning. Setelah memetik, buah akan ditimbang dan dibayar sesuai beratnya dengan harga Rp7.000 per kilogram. Semangka yang siap panen saat ini masih tersedia hingga akhir Oktober 2025.

Wisata yang resmi dibuka pada September 2025 ini telah dilengkapi fasilitas dasar seperti area parkir, toilet, dan gazebo. Posluhkel Makmur sedang mengembangkan paket wisata edukasi agro khusus untuk sekolah atau rombongan agar pengunjung dapat belajar langsung tentang budidaya semangka dan tanaman hortikultura lainnya.

Pemerintah setempat menunjukkan dukungan penuh melalui promosi ke masyarakat dan menjadikan agenda wisata ini bagian dari kegiatan tahunan Jatipurno. Salah satunya dengan menggelar outing class PAUD dan TK se-Kecamatan Jatipurno pada Rabu (8/10/2025), yang dihadiri Camat Jatipurno Nur Dhana Setiawan serta GAPOKTAN Jatimuyo.

Camat Jatipurno Nur Dhana Setiawan menegaskan bahwa keberadaan Wisata Agro Petik Semangka Panggil menjadi contoh nyata inovasi desa dalam memajukan potensi pertanian. “Ini bukan sekadar wisata memetik buah. Ini adalah bentuk edukasi pertanian yang ramah anak, pemberdayaan masyarakat, dan promosi potensi lokal Jatipurno. Kami mendukung penuh agar wisata ini terus berkembang dan menjadi destinasi unggulan Wonogiri,” katanya.

Dhana berharap ke depan semakin banyak petani bergabung sehingga tidak hanya semangka, tetapi juga komoditas lain dapat menjadi daya tarik wisata petik sendiri. “Kami ingin wisata ini menjadi pusat edukasi dan rekreasi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal,” pungkasnya, Jatipurno (8/10/2025).(*)

Komentar