Beritawonogiri.com [JAKARTA] – Kementerian Transmigrasi RI menapaki babak baru dalam sejarah kebijakan transmigrasi, bertransformasi dari sekadar Direktorat Jenderal selama 25 tahun menjadi kementerian penuh yang memimpin transformasi besar Indonesia. Kini, transmigrasi hadir sebagai gerakan membangun pusat pertumbuhan baru, menegakkan kemandirian pangan, dan mengusung keadilan wilayah lintas Nusantara.
Transformasi transmigrasi yang diusung Kementerian Transmigrasi bukan hanya memindahkan penduduk semata, tetapi juga membangun Indonesia dengan cara lebih kolaboratif dan kontekstual. Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan pentingnya partisipasi publik dalam perjalanan satu tahun pertama Kabinet Merah Putih. “Gerakan ini adalah transformasi milik bersama, bukan sekadar milik pemerintah,” ujarnya via akun resmi Kementrian di Instagram, Rabu (15/10/2025).
Dalam semangat keterbukaan, Kementerian Transmigrasi mengundang seluruh masyarakat untuk menilai, mengkritik, dan memberi ide terkait arah kebijakan dan implementasi transmigrasi masa kini. Untuk pertama kalinya, seluruh jajaran pimpinan kementerian akan menggelar Open House Transformasi Transmigrasi 24 Jam Nonstop pada 18-19 Oktober 2025, dimulai pukul 08.00 pagi hingga keesokan harinya.
Acara revolusioner ini dapat diikuti secara offline dan online. Siapa pun boleh hadir, bertanya, memberi masukan, atau menawarkan ide perubahan secara langsung kepada Menteri, Wakil Menteri Viva Yoga Mauladi, serta para pejabat Kementrans. Dialog tanpa sekat dijanjikan sebagai ruang ekspresi bersama untuk Indonesia yang lebih adil.
Yang istimewa, tim khusus terdiri dari pejabat Kementrans dan akademisi akan memilih ide dan kritik terbaik setiap tiga jam. Mereka yang terpilih akan mendapat apresiasi menarik dari Kementerian Transmigrasiāmenciptakan insentif inovasi publik dalam pembangunan.
Kegiatan ini tidak sekadar seremoni, tetapi ajakan nyata untuk membangun perubahan bersama. Pendaftaran dapat dilakukan mudah via openhouse.transmigrasi.go.id serta mendapatkan pembaruan rutin melalui Instagram resmi Menteri @iftitahsulaiman dan @kementrans.ri.
Melalui Open House 24 Jam, Kementerian Transmigrasi ingin menegaskan bahwa transformasi bukan sekadar jargon. Masyarakat diajak bukan hanya menjadi penonton, tapi pelaku perubahan dan penentu masa depan transmigrasi Indonesia.
Kementerian berharap dialog terbuka ini mampu menghadirkan kebijakan dan inisiatif yang benar-benar inklusif, relevan, dan berdampak luas untuk seluruh rakyat Tanah Air. Inovasi, kritik konstruktif, dan solidaritas jadi landasan utama transformasi transmigrasi di era baru.
Sampai jumpa di ruang dialog 24 Jam: saatnya ambil peran dalam sejarah baru transmigrasi Indonesia!.(*)






