Puluhan Bayi Kobra Dievakuasi dari Lubang Bangunan Wonosari

Tim Exalos Indonesia Klaten evakuasi puluhan telur dan bayi kobra dari dua titik sarang di Desa Boto usai laporan tukang bangunan.

Beritawonogiri.com [KLATEN] – Sebuah video berdurasi 16 detik dari akun X @merapi_uncover viral dan memantik kehatian warga Klaten. Rekaman tersebut memperlihatkan aksi kolaboratif Tim Rescue EXALOS INDONESIA regional Klaten yang dikomandoi “bolang” melakukan evakuasi puluhan telur kobra dan bayi kobra di Desa Boto, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Sabtu (25/10/2025).

Upaya evakuasi bermula dari laporan seorang tukang bangunan yang sedang mengerjakan proses pembangunan rumah. Tukang bangunan tersebut melihat satu ekor bayi kobra masuk ke sebuah lubang tanah, lalu menutup lubang tersebut untuk mencegah pergerakan ular lebih lanjut. Tim rescue segera bergerak ke lokasi begitu menerima laporan, lalu membongkar area lubang tanah itu.

Hasil pembongkaran sangat mengejutkan. Tim menemukan dua titik lokasi sarang telur di sekitar lahan pembangunan. Pada satu titik, terdapat 16 butir telur yang sudah menetas, lengkap dengan 16 ekor bayi kobra. Sementara di titik kedua, terdeteksi 25 butir telur kobra yang masih utuh dan belum menetas. Temuan ini mengonfirmasi bahwa saat ini memang sedang berlangsung musim kobra berkembang biak di wilayah Klaten dan sekitarnya.

“Pada bulan ini merupakan bulan di mana ular berkembang biak. Untuk itu, masyarakat diminta bersihkan lingkungan dan jangan biarkan area kosong jadi tempat bertelur ular,” pesan team rescue Exalos Indonesia. Risiko kemunculan sarang kobra bisa diminimalkan dengan membersihkan area lahan, menutup lubang-lubang di tanah, serta rutin memantau sudut-sudut bangunan terutama saat musim telur.

Pelayanan snake rescue dan edukasi ular dari Exalos Indonesia diberikan secara gratis kepada publik. Warga yang menemukan situasi serupa bisa langsung menghubungi contact person Exalos Indonesia di 089610404414. Tim berkomitmen untuk tetap aktif membantu masyarakat, mengedukasi serta memberikan layanan penanganan ular secara humanis dan profesional.

Aksi cepat tim rescue mendapat apresiasi dari warga dan viral di jagad maya sebagai bentuk edukasi serta peringatan bagi masyarakat agar tetap waspada, terutama pada musim berkembang biak ular. Selain itu, video berdurasi singkat tersebut memperlihatkan pentingnya peran masyarakat dan tim rescue dalam menjaga keselamatan lingkungan dari ancaman hewan berbisa.

“Kami takkan pernah berhenti rescue – sumber EXALOS INDONESIA NEVER STOP RESCUE,” tegas perwakilan tim Exalos Indonesia, menekankan komitmen untuk melindungi masyarakat dari bahaya ular sekaligus memberikan pemahaman terkait penanganan yang aman dan tepat.

Diharapkan ke depan, kolaborasi masyarakat dengan tim rescue terus terjalin agar bahaya ular dapat diantisipasi sedini mungkin. Bersih-bersih lingkungan dan pantauan aktif jadi kunci utama cegah ular menjadikan lahan kosong dan bangunan sebagai tempat berkembang biak.(*)

Komentar