BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Kepala SD Negeri 3 Giriwono, Untung Suparmin, menutup secara resmi kegiatan Orientasi Teknis Uji Coba Model Konseptual Sinergitas PAUD–SD Satu Atap yang dilaksanakan di TK Satu Atap Giriwono 3. Kegiatan ini berlangsung sebagai upaya penguatan kolaborasi dan penyelarasan kurikulum antara PAUD dan SD dalam satu atap.
“Sinergitas PAUD–SD adalah investasi jangka panjang. Anak-anak tidak hanya butuh kesiapan akademik, tetapi juga kesiapan emosional dan sosial. Di sinilah peran kita sebagai pendidik,” tegas Untung Suparmin dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa penyelarasan kurikulum bukan semata fokus akademik, melainkan juga harus diiringi keselarasan budaya kerja antar guru agar proses pembelajaran terasa natural dan menyenangkan bagi siswa. “Kita ingin memastikan anak mengalami transisi yang ringan dan menyenangkan. Bridging curriculum membantu kita memahami langkah-langkah praktisnya.” tambahnya.
Menurut Untung, seluruh guru di TK dan SD satu atap diharapkan dapat mengimplementasikan metode dan materi hasil pelatihan secara bertahap dan konsisten dalam proses belajar mengajar, tanpa harus langsung sempurna. Hal ini bertujuan untuk membangun adaptasi yang berkelanjutan demi peningkatan mutu pendidikan.
Kegiatan orientasi teknis tersebut menjadi tonggak awal dalam mempererat kerja sama antara lembaga PAUD dan SD di lingkungan Giriwono lewat model satu atap yang efektif dan sinergis.
Sebagai tambahan, program ini diharapkan mampu mempercepat kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan dasar dengan bekal yang lebih matang dari sisi akademik, sosial, dan emosional.(*)







Komentar