BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Personel Polres Wonogiri menjalani Ujian Bela Diri Polri Semester II Tahun 2026 sebagai bagian dari pembinaan kemampuan dan kesiapan anggota dalam menghadapi berbagai situasi saat menjalankan tugas di lapangan.
Kegiatan tersebut digelar selama empat hari di halaman Mapolres Wonogiri, mulai Senin (7/9/2026) hingga Kamis (10/9/2026).
Ujian diikuti personel Polres Wonogiri dengan sejumlah materi bela diri Polri yang diberikan dan diujikan kepada para peserta.
Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya dituntut menguasai teknik bela diri, tetapi juga memiliki ketahanan fisik, konsentrasi, serta kedisiplinan.
Kemampuan bela diri menjadi salah satu bekal bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas. Personel dapat menghadapi situasi yang membutuhkan kemampuan pengendalian, perlindungan diri, maupun tindakan kepolisian secara terukur.
Karena itu, kemampuan tersebut perlu terus diasah melalui latihan dan ujian secara berkala.
Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasihumas Iptu Ririn Indrawati, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemampuan personel.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan personel. Kita ingin memastikan anggota memiliki kemampuan bela diri yang baik sebagai bekal dalam melaksanakan tugas di lapangan.”
Menurutnya, penguasaan bela diri juga harus dibarengi dengan kemampuan mengendalikan diri.
Setiap tindakan personel dalam menghadapi suatu situasi, lanjutnya, harus dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai prosedur.
Ujian Bela Diri Polri Semester II Tahun 2026 juga menjadi momentum bagi personel untuk mengevaluasi kemampuan masing-masing.
Polres Wonogiri berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar personel semakin siap memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Dengan kemampuan fisik dan keterampilan yang terus diasah, personel diharapkan semakin percaya diri dalam menjalankan tugas, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. (*)







Komentar