Jiwa Bela Negara Sebagai Pilar Utama Untuk Tangguh Dan Cerdas

BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Sekitar 800 peserta dari ASN Pemkab Wonogiri, guru Kabupaten Wonogiri, pelajar SMA di Wonogiri dan anggota Imapres Wonogiri mengikuti upacara peringatan Hari Bela Negara ke-75. Inspektur upacara d8 Halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa, 19 Desember 2023, Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Edi Ristriyono, SPd, MIP.

Tampak hadir dalam upacara tersebut Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, Wakil Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, Wakapolres Wonogiri Kompol Andi Mohammad Akbar Mekuo, SH, SIK, MH, Kajari Wonogiri, Porman Patuan, para Asisten dan Kepala OPD Dinas Kabupaten Wonogiri.

Sementara di tempat berbeda, Polres Wonogiri juga menggelar upacara peringatan hari bela negara ke-75 di Halaman Mapolres Wonogiri yang dipimpin oleh Kabag Log Polres Wonogiri, Kompol Teguh Sujadi, SSos, MH diikuti seluruh personel Polres Wonogiri dan ASN Polres Wonogiri.

Baca juga: Sinergi Dukungan Pihak Swasta Untuk Potensi Desa, Membela Bangsa

Dalam amanatnya, Inspektur upacara membacakan amanat dari Presiden RI Joko Widodo. Hari Bela Negara ini merupakan momentum bagi kita untuk bersatu dan berkontribusi positif demi Indonesia maju yang kita cita-citakan. Tantangan ke depan semakin tidak terduga. Kita bukan hanya menghadapi ancaman fisik, tetapi juga ancaman yang tak kasat mata.

Pandemi, konflik global, revolusi teknologi, hingga krisis iklim telah membawa dampak dan risiko ketahanan negara. “Kita harus memiliki jiwa Bela Negara sebagai pilar utama yang menjadikan kita tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu,” katanya.

BeritaWonogiri.com/Anom

Semangat Bela Negara bukan hanya tanggung jawab apparat pertahanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Ini adalah tugas kita bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Terpisah, Kapolres Wonogiri AKBP Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, melalui Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, SH, MH mengatakan meskipun di Kabupaten Wonogiri telah menggelar upacara secara terpusat, namun polri tetap menggelar upacara serupa secara interen.

Anom mengatakan, bela negara di Indonesia bukan hanya terkait pada aspek militer tetapi harus lebih luas lagi, merangkul semua lapisan masyarakat dalam kehidupan seharihari. Setiap tindakan, sekecil apapun, yang dilandasi cinta kepada bangsa dan negara, cinta kepada Pancasila dan NKRI adalah wujud konkrit bela negara.

“Pada Peringatan Hari Bela Negara ke-75 Tahun 2023 ini, saya mengajak masyarakat Indonesia untuk mengobarkan semangat bela negara dan meningkatkan rasa cinta tanah air. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan perlindungan, petunjuk, dan bimbingan dalam upaya kita untuk meraih Indonesia Maju, Bersatu, Berdaulat, Mandiri, dan Sejahtera,” ujarnya. (Suryono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *