BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Peristiwa Tanah Longsor Wonogiri terjadi di Lingkungan Kaloran RT 03/RW 06, Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari dan menyebabkan talut pagar rumah warga sepanjang kurang lebih 15 meter dengan tinggi sekitar 4 meter roboh.
Material longsoran menimpa bagian kamar mandi rumah warga yang berada tepat di sisi bawah talut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa waktu sebelum kejadian. Salah seorang warga mengaku mendengar suara gemuruh dari arah barat rumahnya.
Saat diperiksa, talut di sisi barat rumah telah ambrol dan materialnya menimpa bangunan kamar mandi milik tetangga. Struktur talut yang cukup tinggi tidak mampu menahan tekanan tanah yang jenuh air akibat curah hujan tinggi.
Kondisi tanah yang labil diduga menjadi faktor utama pemicu Tanah Longsor Wonogiri kali ini.
Kapolsek Wonogiri Kota IPTU Pradana Dwi Atmaja bersama anggota langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Petugas kepolisian bersinergi dengan personel BPBD Kabupaten Wonogiri serta masyarakat sekitar untuk membersihkan material longsoran.
Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menjelaskan bahwa tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir membuat kondisi tanah menjadi jenuh air dan rentan bergerak.
“Wilayah Kecamatan Wonogiri memiliki kontur perbukitan dengan kemiringan tertentu yang rawan longsor saat diguyur hujan deras. Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di dekat talut atau tebing curam,” ujarnya.
Petugas memastikan situasi tetap aman dan kondusif pascakejadian. Aparat juga melakukan pendataan kerusakan serta memberikan imbauan langsung kepada warga sekitar.
Kecamatan Wonogiri dikenal memiliki kontur tanah berbukit. Saat curah hujan meningkat, struktur tanah menjadi lebih mudah bergeser. Kondisi ini meningkatkan risiko Tanah Longsor Wonogiri, terutama di kawasan dengan talut tinggi dan tebing curam.
Polres Wonogiri mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, retakan pada talut, atau kondisi tebing yang berpotensi longsor. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah dampak lebih besar.
Pihak kepolisian bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan serta edukasi kepada masyarakat guna meminimalisir risiko bencana serupa di kemudian hari.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan material longsoran telah selesai dilakukan secara gotong royong. Aktivitas warga di sekitar lokasi berangsur normal, namun kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat intensitas hujan di wilayah Kabupaten Wonogiri masih tergolong tinggi. (*)







Komentar