Sambut 93 Kader Banser, Gus Yasin Sebut Rumah Dinas Wagub Jateng Sebagai Rumah Rakyat

Rumah Rakyat yang Terbuka untuk Kegiatan Sosial

BeritaWonogiri.com [SEMARANG] – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menerima rombongan peserta Panitia Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII 2026 Pimpinan Pusat GP Ansor. Pertemuan penuh kehangatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wagub Jawa Tengah, kawasan Gajahmungkur, Kota Semarang, Sabtu (16/5/2026) malam.

Alih-alih memberikan pidato formal yang kaku, pria yang akrab disapa Gus Yasin ini justru memecah kekakuan dengan sebuah kelakar. Ia berseloroh menantang para peserta untuk melakukan aksi ‘uji nyali’ di bunker bawah tanah Rumah Dinas Wagub yang terletak di Jalan Rinjani tersebut.

“Ada bunker bawah tanah yang sudah 20 tahun tidak pernah dimasuki. Kira-kira kita coba kekuatannya Banser itu gimana?” seloroh Gus Yasin yang langsung disambut teriakan kompak “Siaaaap” oleh puluhan kader.

Rumah Rakyat yang Terbuka untuk Kegiatan Sosial

Gus Yasin menegaskan bahwa kompleks Rumah Dinas Wagub merupakan aset publik milik seluruh rakyat Jawa Tengah. Oleh sebab itu, ia membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas gedung tersebut untuk berbagai kegiatan produktif dan kemasyarakatan.

“Rumah ini memang kami peruntukkan untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Jadi, siapa saja boleh menggunakan gedung ini walaupun tidak ada tuan rumahnya,” jelas Gus Yasin, seraya menambahkan bahwa sehari-hari ia memilih tinggal di kediaman pribadinya di kawasan Mijen.

Gus Yasin mengaku bangga atas kehadiran 93 peserta Susbanpim perwakilan Indonesia Bagian Barat—meliputi Sumatera, Jawa, Bali, dan NTB—yang telah menyelesaikan pelatihan di Pusdik Binmas, Banyubiru, Kabupaten Semarang sejak 12 Mei lalu. Menurutnya, Banser adalah benteng utama Nahdlatul Ulama dalam menjaga khidmah para ulama.

Apresiasi Istimewa dan Mandat Baru GP Ansor

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharuddin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas sambutan luar biasa dari jajaran Pemprov Jateng. Menurutnya, angkatan ini sangat istimewa karena dibuka langsung oleh Gubernur dan ditutup secara resmi di Rumah Dinas Wagub.

“Mudah-mudahan ini menjadi berkah saat sahabat sekalian pulang ke daerah masing-masing dengan membawa semangat, cara berpikir, dan metode baru dalam menggerakkan organisasi,” urai pria yang akrab disapa Bang Addin tersebut.

Kuasai Tiga Kekuatan Utama Strategi Organisasi

Bang Addin membeberkan bahwa Susbanpim VIII membawa lompatan besar melalui pembaharuan metodologi. Para kader digembleng empat materi strategis, yakni pengenalan mendalam ekonomi bisnis, rancang bangun SDM, inovasi teknologi informasi, serta mitigasi perubahan tren anak muda.

Sebagai penutup khidmah di Rumah Dinas Wagub, Ketum GP Ansor menitipkan pesan agar seluruh elemen Banser mampu menguasai tiga kekuatan utama (Three Powers).

“Kader harus menjadi Power Glue atau perekat internal NU, lalu menjadi Power Bank sebagai penyimpan energi besar organisasi, serta Power Point yang berarti setiap kekuatan yang kita miliki harus mampu menghasilkan poin kemanfaatan bagi umat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *