BeritaWonogiri.com [DEMAK] – Wajah Aulia Putri tampak berbinar. Siswi SMKN 1 Demak yang tinggal di Panti Pelayanan Sosial Kasih Mesra, Demak, itu baru saja menerima janji yang selama ini hanya ada dalam impiannya — beasiswa anak panti Jawa Tengah untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Janji itu datang langsung dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat berkunjung ke panti tersebut, Senin (9/3/2026).
“Terima kasih Pak Wagub dan Ibu,” ujar Aulia dengan senyum merekah.
Kunjungan Gus Yasin — sapaan akrab Taj Yasin — ke Panti Kasih Mesra digelar dalam rangka buka bersama bersama 80 anak panti yang semuanya adalah putri. Di tengah suasana hangat, usai penampilan duet hadrah antara anak-anak panti dan Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin, Gus Yasin melontarkan pertanyaan yang mengubah hari itu menjadi momen bersejarah bagi lima anak.
“Ada yang kelas XII? Mau kuliah atau tidak?”
Serentak, lima anak menjawab dengan penuh semangat.
“Mau, mau…!”
Gus Yasin langsung menindaklanjuti antusias mereka dengan meminta Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur mencatat nama-nama tersebut.
“Tolong dicatat ya, nanti kita upayakan anak-anak ini bisa kuliah,” kata Gus Yasin.
Salah satu dari lima anak yang menerima janji beasiswa anak panti Jawa Tengah itu adalah Aulia. Meski kini menempuh jurusan Pemasaran, ia berambisi mengambil jurusan olahraga di perguruan tinggi — sejalan dengan prestasinya sebagai atlet gulat Juara 2 Popda tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Mau ambil jurusan olahraga, kalau nggak ekonomi,” katanya mantap.
Imam Maskur menjelaskan bahwa Panti Kasih Mesra merupakan satu dari 12 panti anak yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dengan total 1.110 anak yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota — semuanya tanpa dipungut biaya.
“Di Jawa Tengah ada 12 panti anak yang dihuni 1.110 anak, tersebar di kabupaten/kota. Semuanya gratis dan tidak dipungut biaya,” terangnya.
Selain pendidikan formal melalui jalur afirmasi di sekolah negeri maupun swasta, anak-anak panti juga dibekali keterampilan hidup seperti menjahit dan laundry dari Baznas agar mandiri saat dewasa.
Dalam tausiyahnya, Gus Yasin menguatkan semangat anak-anak panti dengan mengisahkan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW yang telah diuji dengan kehilangan orang tua sejak kecil, namun tumbuh menjadi manusia paling mulia.
“Adik-adik semua harus memiliki semangat belajar yang tinggi,” pesannya.
Kunjungan Gus Yasin semakin meriah ketika Ning Nawal — sapaan Nawal Arafah — menerima ajakan duet dari grup hadrah Kasih Mesra, membawakan selawat Natawasal bil Hubabah bersama. Anak-anak panti juga menerima bantuan uang saku dan alat tulis dalam kunjungan tersebut.
Rasa syukur itu terwakili oleh Kanaya, siswi SMP asal Morodemak yang tak bisa menyembunyikan harunya.
“Terima kasih atas kunjungannya ke panti kami. Terima kasih Pak Wagub karena sudah membantu mewujudkan impian dan cita-cita kami,” ucap Kanaya. (Sya)






