BeritaWonogiri.com [WONOGIRI] – Jajaran pengurus Cabang PC GP Ansor Wonogiri masa khidmah 2026–2030 resmi dilantik pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri. Mengusung semangat “Ansor Wonogiri Satu”, prosesi pelantikan ini menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat persatuan kader sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat melalui peluncuran gerakan “Satu Bibit Satu Kehidupan”.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Apel Ketahanan Pangan yang dipimpin langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno. Apel tersebut diikuti oleh ratusan kader GP Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) se-Kabupaten Wonogiri sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan hidup di daerah.
Pada kesempatan tersebut, Bupati beserta tokoh organisasi menyerahkan secara simbolis bibit tanaman alpukat kepada perwakilan kader. Penyerahan ini menandai dimulainya gerakan “Satu Bibit Satu Kehidupan”, sebuah ajakan bagi setiap kader Ansor dan Banser untuk menanam serta merawat minimal satu bibit tanaman produktif.
Suasana pembukaan acara juga berlangsung meriah dengan suguhan kesenian Reog Singo Ansor Manggolo yang menyambut kedatangan para peserta dan tamu undangan sebelum memasuki prosesi inaugurasi.
Setelah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Ya Ahlal Wathan, serta Mars GP Ansor, prosesi pengukuhan jajaran pengurus baru dilakukan secara khidmat.
Kepengurusan baru periode 2026–2030 ini secara resmi dipimpin oleh Sunarto, M.Pd. Sebelumnya, Sunarto terpilih secara aklamasi dalam Konferensi Cabang VI GP Ansor Wonogiri yang digelar di Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati, Kismantoro.
Dalam momen pelantikan ini, jajaran Rais Syuriah PCNU Kabupaten Wonogiri, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, serta Bupati Wonogiri turut memberikan arahan. Para tokoh menekankan pentingnya menjaga soliditas internal, memperkuat khidmah kepada agama dan negara, serta memperluas peran Ansor dalam menjawab tantangan sosial masyarakat.
Mengangkat tema “Satu Komando Menuju Ansor Wonogiri yang Rahmatan Lil ‘Alamin”, momentum pelantikan ini menjadi pijakan konsolidasi organisasi untuk membangun sinergi kader yang solid, mandiri, dan berdampak luas. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama sebagai penanda dimulainya masa khidmah pengurus baru. (*)








Komentar