Lokakarya Mini Tirtomoyo Bahas Strategi Percepatan Penurunan Stunting

Sinergi TNI-Polri dan Pemda Tirtomoyo Perkuat Penanganan Stunting

BeritaWonogiri.com [TIRTOMOYO] – UPTD Puskesmas Tirtomoyo 2 menggelar Lokakarya Mini (Lokmin) Lintas Sektor periode IV Tahun 2025, Senin (24/11). Pertemuan yang dihadiri Camat, Danramil, Polsek, kepala desa, dan seluruh elemen terkait ini secara khusus menitikberatkan pembahasan pada upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Tirtomoyo.

Dalam sambutannya, Camat Tirtomoyo Suyatno, S.IP., M.M., secara tegas meminta seluruh kepala desa untuk serius menangani masalah gizi kronis ini. “Tingkatkan penanganan masalah stunting di masing-masing desa sehingga masalah stunting di kecamatan Tirtomoyo bisa ditekan sekecil mungkin bahkan tidak ada,” tegas Camat saat membuka acara di Aula Puskesmas Tirtomoyo 2.

Para kepala desa dan lurah dari wilayah kerja Puskesmas Tirtomoyo 2 hadir dalam lokakarya. (Foto: Pen_28)

Lokakarya ini menjadi platform strategis untuk mengevaluasi dan menyusun rencana aksi konkret dalam memerangi stunting. Komitmen untuk menekan angka stunting hingga ke titik terendah menjadi agenda prioritas yang didukung oleh semua pihak, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.

Camat juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap fasilitas publik yang berdampak pada kesehatan, seperti TPS3R. “Laksanakan pengawasan terhadap TPS3R… agar berfungsi dengan baik dan tidak menimbulkan bau yang mengganggu kesehatan,” pesannya.

Danramil 07/Tirtomoyo, Lettu Inf Agung Suwarno, dalam paparannya menegaskan bahwa lokakarya ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja dan pelayanan kesehatan. Ia menekankan bahwa sinergi adalah kunci keberhasilan.

“UPTD Puskesmas memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Untuk itu perlu adanya sinergi yang baik antara Puskesmas dengan segenap elemen yang ada di wilayah tersebut,” ujar Danramil. Kolaborasi ini, menurutnya, dapat diwujudkan melalui berbagai kerjasama untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, termasuk perembukan masalah stunting.

Kehadiran seluruh unsur penting seperti TNI, Polri, camat, kepala puskesmas, kepala desa, PLKB, dan TKSK menunjukkan pendekatan yang komprehensif. Lokakarya ini tidak hanya sekadar rapat koordinasi, tetapi menjadi wadah untuk menyatukan persepsi dan langkah dalam menyelesaikan masalah kesehatan, terutama stunting.

Dengan diselenggarakannya Lokmin Lintas Sektor ini, diharapkan tercipta aksi nyata yang terintegrasi di setiap desa. Kolaborasi yang solid antara pemerintah, tenaga kesehatan, TNI-Polri, dan masyarakat dipandang sebagai kunci utama untuk mencapai target bebas stunting di Kecamatan Tirtomoyo, mewujudkan generasi muda yang lebih sehat dan berkualitas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *