Mahasiswa KKN Unisri Surakarta Dorong Ketahanan Pangan Melalui Edukasi Hidroponik Di Desa Slogoretno

BeritaWonogiri.com [JATIPURNO] – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan serta mendorong semangat berwirausaha di kalangan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta melaksanakan program edukasi pertanian hidroponik di Desa Slogoretno, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Rabu, 14 Agustus 2024.

Program ini melibatkan anak-anak PAUD Nurul Huda serta ibu-ibu PKK Desa Slogoretno dan disambut antusiasme oleh para peserta. Kegiatan dilaksanakan di PAUD Nurul Huda dan dibagi menjadi dua sesi.

Pada sesi pertama, anak-anak usia dini diperkenalkan dengan dunia pertanian melalui praktik menanam sayuran menggunakan metode hidroponik. Di bawah bimbingan mahasiswa KKN, anak-anak penuh semangat menanam bibit sayuran di media tanam yang telah disediakan.

Baca juga: 6 Kecamatan Di Wonogiri Diserbu 1.162 Mahasiswa KKN Unisri Solo

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga memberi pemahaman dasar tentang pertumbuhan tanaman dan pentingnya mengonsumsi makanan sehat.

Sesi kedua diperuntukkan bagi ibu-ibu PKK, di mana mereka mendapatkan pelatihan budidaya hidroponik. Para peserta dengan penuh semangat mengikuti setiap tahapan, mulai dari pemilihan jenis tanaman yang cocok, pembuatan larutan nutrisi hingga teknik perawatan tanaman.

BeritaWonogiri.com/Tarmin

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam bercocok tanam, yang dapat diterapkan di rumah atau bahkan dikembangkan menjadi usaha produktif.

Kepala Desa Slogoretno, Suparmanto, menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh mahasiswa KKN ini. “Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan anak-anak sejak dini memiliki kesadaran untuk melestarikan lingkungan dan memanfaatkan lahan yang ada. Selain itu, ibu-ibu PKK juga dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang berguna untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Slamet Riyadi Surakarta tidak hanya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Slogoretno, tetapi juga menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dapat diaplikasikan secara langsung untuk memecahkan masalah di masyarakat.

Kolaborasi antara mahasiswa, lembaga pendidikan dan masyarakat ini diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi desa-desa lain. (Tarmin)

Komentar