Museum Sewu Rai, Wisata Spiritual di Wonogiri dengan Konsep Seni dan Budaya Jepang 

Museum Sewu Rai menampilkan ratusan topeng wajah manusia dengan berbagai ekspresi.

BeritaWonogiri.com (WONOGIRI) – Menikmati suasana negeri sakura tak perlu jauh-jauh ke negara Jepang. Di Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri pun ada lokasi wisata spiritual yang menawarkan pengalaman unik dengan nuansa Jepang.

Obyek wisata ini masih satu pengelola dengan Kitagawa Pesona Bali, sebuah tempat wisata yang juga dikenal sebagai Kampung Bali dan Istana Parnaraya.

Destinasi wisata di Dusun Patoman, Desa Mojoreno, Kecamatan Sidoharjo ini menyajikan nuansa Jepang. Lengkap dengan aksesoris bunga Sakura, payung, dan kimono.

Museum Sewu Rai mengadopsi konsep kesenian dan budaya khas Jepang dengan dekorasi otentik dan sangat instagrammable!

Beberapa sudut museum pun didesain sedemikian rupa menciptakan atmosfer ala Jepang yang pastinya akan membuat setiap pengunjung merasa seperti sedang berada di sana.

Nah, jika pengunjung ingin melihat ekspresi wajah manusia dalam segala suasana, museum ini juga menampilkan ratusan topeng wajah dengan berbagai ekspresi.

Museum Sewu Rai ini, berlokasi sekitar 30 kilometer arah timur Wonogiri kota. Di obyek wisata ini, pengunjung bisa menyusuri lorong dan ruang penuh topeng tiga dimensi.

Nuansa Jepang langsung bisa dirasakan sejak memasuki gapura museum yang dihiasi tanaman rambat dan Bunga Sakura.

Selanjutnya, puluhan topeng dengan bermacam ekspresi wajah manusia dipajang dalam ruangan bernuansa Jepang.

Sejumlah bangunan kayu tampil dengan desain rumah tradisional khas Jepang . Beberapa sudut tergantung hiasan lampion dan payung  warna-warni.

Bermacam topeng lainnya dipajang dalam pigura kaca di ruang utama museum Sewu Rai dengan pencahayaan redup.

Pengunjung bisa berimajinasi sekaligus menghayati bermacam karakter wajah manusia yang berbeda-beda.

Topeng-topeng juga menghiasi dinding-dinding di sepanjang lorong yang nengitari ruang utama. Topeng-topeng menggambarkan ekspresi wajah.

Bermacam ekspresi itu, antara lain marah, sedih, senang, bingung, dan tertawa yang mengundang kelucuan. Tidak jarang pengunjung menirukan ekspresi topeng.

“Sangat inovatif. Kita jadi ikut terbawa suasana, sampai nggak sadar ikut menirukan ekspresi topeng,” kata Desy, pengunjung Museum Topeng Sewu Rai.

Selain melihat koleksi topeng, di lokasi ini pengunjung juga bisa berfoto selfie dengan latar belakang topeng. Melalui ekspresi topeng, pengelola museum ingin membangun karakter dan membangkitkan energi positif pengunjung.

“Museum Sewu Rai sebenarnya berorientasi lebih ke wisata spiritual ya. Bukan sekadar pameran topeng. Pengunjung bisa menangkap pesan yang tersirat dibalik ekspresi topeng,” kata pengelola Museum Sewu Rai. (Irfandy*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *