Masyarakat Slogoretno Galang Rp247,6 Juta untuk Wujudkan Ambulans Desa

Apresiasi untuk Warga Desa dan Perantauan

BeritaWonogiri.com [JATIPURNO] – Masyarakat Desa Slogoretno berhasil mewujudkan ambulans desa Slogoretno setelah menggalang donasi sebesar Rp247.618.000 selama kurang lebih tiga bulan. Penggalangan dana berlangsung mulai awal Maret hingga akhir Juni 2026 dan melibatkan masyarakat yang tinggal di desa maupun warga Slogoretno yang berada di perantauan.

Dana tersebut murni berasal dari masyarakat Desa Slogoretno. Hasil donasi kemudian digunakan untuk mewujudkan satu unit mobil Toyota Kijang Innova yang didesain dan dipersiapkan menjadi mobil ambulans desa.

Ambulans tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan sarana transportasi untuk keperluan kesehatan dan sosial.

Penyerahan ambulans dilaksanakan pada Rabu, 9 September 2026, di Balai Pertemuan Desa Slogoretno, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Ketua panitia penggalangan donasi, Sumidi, secara resmi menyerahkan mobil ambulans kepada perwakilan masyarakat Desa Slogoretno.

Kepala Desa Slogoretno, Suparmanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bersatu dan bergotong royong dalam mewujudkan ambulans desa.

Menurut Suparmanto, keberadaan ambulans tersebut menjadi bukti nyata kepedulian dan kekompakan masyarakat Slogoretno. Dukungan tidak hanya datang dari warga yang berada di desa, tetapi juga masyarakat Slogoretno yang berada di perantauan.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Slogoretno, baik yang ada di desa maupun yang berada di perantauan, yang telah bersama-sama memberikan dukungan sehingga ambulans desa ini dapat terwujud,” ujar Suparmanto dalam sambutannya.

Semangat kepedulian masyarakat tidak berhenti setelah ambulans desa terwujud. Masyarakat Slogoretno selanjutnya membentuk Yayasan Slogoretno Peduli sebagai wadah untuk menjaga keberlanjutan operasional ambulans sekaligus menampung dan mengembangkan berbagai kegiatan sosial.

Yayasan tersebut diharapkan dapat bergerak lebih luas, tidak hanya dalam pengelolaan ambulans desa, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial serta turut berkontribusi membangun dan memajukan Desa Slogoretno.

Dalam musyawarah pembentukan yayasan, Cuk Widada, S.Pd., M.M. terpilih sebagai Ketua Yayasan Slogoretno Peduli.

Setelah badan hukum yayasan terbit, kepengurusan akan dilengkapi koordinator wilayah di masing-masing kota atau provinsi di Indonesia. Koordinator tersebut akan mengoordinasikan para perantau asal Slogoretno yang ingin berkontribusi untuk Yayasan Slogoretno Peduli.

Masyarakat berharap semangat gotong royong dalam pengadaan ambulans desa dapat terus dipertahankan dan dikembangkan menjadi gerakan sosial yang memberikan manfaat lebih luas bagi seluruh masyarakat Desa Slogoretno. (Nadhiroh)

Komentar