BeritaWonogiri.com [SELOGIRI] – Pelajar SDN Tekaran 1 Selogiri selesai menggelar Perkemahan Satu Hari (Persari) Pramuka Siaga, Jumat, 11 April 2025. Agenda berlangsung lancar dan penuh semangat.
Kegiatan ini diikuti siswa kelas II, III dan IV yang tergabung dalam Pramuka Siaga dengan rangkaian acara yang dirancang menyenangkan, edukatif serta sarat nilai karakter. Kegiatan ini mengambil tema Siaga Mandiri, Ceria dan Berkarakter.
Kepala SD Negeri 1 Tekaran, Nila Febreiyani, menyampaikan pentingnya kegiatan Persari sebagai sarana pembinaan karakter, kemandirian serta pengembangan potensi peserta didik. Dia memberikan motivasi kepada seluruh peserta.
Baca juga: SDN Tekaran 3 Berhalal bihalal, Momentum Introspeksi Diri Dan Saling Memaafkan
“Anak-anak semangat dan sungguh-sungguh mengikuti Persari ini. Semoga bermanfaat,” imbuh Nila.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian berbagai materi kepramukaan yang disesuaikan dengan Syarat Kecakapan Umum (SKU) Pramuka Siaga, meliputi keagamaan, nasionalisme, olahraga dan kesehatan.

Kemudian teknik kepramukaan serta pengenalan tanaman obat keluarga (Toga). Materi disampaikan secara menarik dan interaktif oleh para guru pembina Pramuka dengan koordinasi Ketua Panitia, Heni Ambarwati.
Suasana kegiatan berlangsung seru dan penuh semangat, diwarnai interaksi aktif antara peserta dan pembina. Persari ini juga mendapat perhatian dan dukungan langsung dari Ketua Kwarran Selogiri, Ibnu Sadono, yang hadir dan memberikan sambutan.
Ibnu memberikan semangat serta dorongan kepada para peserta untuk terus aktif dalam kegiatan kepramukaan. Tak hanya itu, kegiatan ini juga ditinjau langsung oleh Korwilcambidik Kecamatan Selogiri, Hery Hartanto.
Hery mengapresiasi pelaksanaan kegiatan sebagai bentuk nyata implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar.
Setelah penyampaian materi selesai peserta melaksanakan waktu istirahat, salat, dan makan (ishoma). Peserta putra muslim melaksanakan Salat Jumat di masjid sekitar sekolah, sementara peserta putri melaksanakan Salat dzuhur berjamaah di musala sekolah.
Selesai salat, kegiatan dilanjutkan dengan penjelajahan mini. Dalam kegiatan ini, peserta dibagi menjadi 3 barung putra dan 5 barung putri, masing-masing menjelajahi beberapa titik pos dengan tantangan dan tugas ringan yang mendidik serta menyenangkan. Penjelajahan ini bertujuan melatih kerja sama, keberanian dan kreativitas.
“Senang sekali ikut Persari. Bisa belajar bareng teman-teman dan dapat banyak ilmu,” ujar Zivana salah satu peserta kelas III.
Persari itu membuktikan bahwa pembelajaran di luar kelas, seperti melalui kepramukaan, dapat menjadi wahana yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter dan meningkatkan keterampilan sosial peserta didik. (Nadhiroh/*)








Komentar