BeritaWonogiri.com [SOLO] – Direktur Masjid Raya Syeikh Zayed mengadakan pertemuan dengan Forkopimda dan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dalam persiapan acara-acara yang diadakan pada bulan suci Ramadan 1446 Hijriah di kantornya, Kamis lalu.
Dari pertemuan ini, Pemkot Solo yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Budi Murtono menjelaskan akan mendukung penuh acara Ramadan di Masjid Raya Syeikh Zayed dari sisi pengamanan, parkir hingga pengelolaan sampah.
“Masjid Raya Syeikh Zayed menjelang Ramadan pastikan ramai, apalagi akan ada imam-imam yang didatangkan dari negara Arab dan Mesir, pasti akan menambah keramaian pengunjung. Pemkot mem-back up sisi keamanan, pengelolaan parkir, sampah dan kesehatan,” kata Budi Murtono.
Baca juga: NU Rilis, 1 Maret Berpotensi Awal Ramadan
Dengan dukungan ini, Budi Murtono berharap jalannya acara yang akan diadakan di Masjid Raya Syeikh Zayed bisa lancar tanpa adanya masalah-masalah ataupun hal lain yang mengganggu.
“Kita berharap kegiatan di Masjid Raya Syeikh Zayed ini bisa berjalan dengan baik, lancar dan nyaman bagi pengunjung baik dari Kota Solo maupun sekitar. Masjid Raya Syeikh Zayed sebagai pusat kegiatan keagamaan di Solo harus bisa dipertahankan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Masjid Raya Syeikh Zayed, Munajat, mengatakan masjid kebanggaan warga Solo ini akan dibuka hampir 24 jam dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan saat bulan suci Ramadan.
“Kita sedang koordinasi dengan Forkompimda dan Kecamatan, Koramil, Warga RT, RW, Kelurahan untuk persiapan Ramadan. Kegiatannya banyak sekali hampir 24 jam. Selama Ramadan kita bukan jam 03.00 sampai 23.00 WIB. Selama subuh sampai malam ada kajian hingga pelatihan-pelatihan,” ucap Munajat.
Munajat juga menambahkan dalam program buka puasa bersama, Masjid Raya Syeikh Zayed akan menyediakan 14.000 makanan pada hari biasa dan pada hari libur akan menyediakan hingga 20.000 porsi makanan.
“Buka bersama bagian utama, Senin sampai Kamis total 14 ribu terbagi 7.000 makan berat dan 7.000 makanan ringan takjil. Kalau weekend total 20 ribu dengan rincian 10 ribu makan berat dan 10 ribu takjil. Tapi kita cek cuaca juga jangan sampai mubazir,” ucapnya. (rri/Dania/Joko Putro)
Editor: Triantotus






